Bantuan

Berkaitan Dengan Tingkat Kesadaran Pasien, GCS Adalah

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 29 Dec 2021

Bagikan

Berkaitan Dengan Tingkat Kesadaran Pasien, GCS Adalah

GCS merupakan skala yang digunakan untuk melihat tingkat kesadaran seseorang. Dimana biasanya digunakan oleh para tenaga medis berdasarkan respons yang diberikan pasien terkait. Skala ini biasanya digunakan ketika seseorang mengalami benturan yang keras atau kecelakaan.

Dimana tingkat keparahannya dapat dilihat dari dua hal yakni dari fisik, yang mana secara kasat mata apakah lukanya besar atau banyaknya darah yang keluar. Kedua yakni dari tingkat kesadaran, yang mana bisa diketahui dari GCS. GCS adalah Glasgow Coma Scale yang biasa dokter gunakan untuk menilai seberapa parah penurunan tingkat kesadaran yang terjadi pada pasien.

GCS ini juga dapat menentukan apakah pasien sudah masuk tahap koma atau belum. Dikarenakan metodenya yang sangatlah sederhana, GCS adalah pilihan yang sering kali digunakan. Bukan hanya karena metodenya yang sederhana, namun GCS juga bisa dipercaya, serta hasil yang sejalan dengan target perawatan yang ingin diraih. 

Tingkat Kesadaran Pasien 

Seperti yang dibahas sebelumnya bahwa GCS adalah pengukuran yang dilakukan guna mengetahui tingkat keparahan cedera yang dialami oleh seseorang. Tingkat kesadaran pasien ini dinilai dari 3 aspek yakni respons mata, respons verbal, dan juga respons motorik. Untuk lebih jelasnya lagi, simak penjelasan dibawah ini: 

  1. Respons Mata 

Pemeriksaan respons mata atau kemampuan membuka mata, dapat dinilai seperti ini:

  • Nilai 4 diperoleh jika pasien dapat membuka mata dengan spontan dan disertai kedipan.

  • Nilai 3 diperoleh jika pasien dapat membuka mata sesudah menerima rangsangan suara seperti panggilan.

  • Nilai 2 diperoleh jika pasien dapat membuka mata sesudah mendapatkan rangsangan nyeri, misalnya cubitan. 

  • Nilai 1 diperoleh jika pasien tidak bisa membuka mata walau sudah menerima berbagai rangsang, namun hasilnya nihil. 

  1. Respons Suara

Pemeriksaan verbal atau kemampuan pasien dalam berbicara, dapat dinilai seperti ini:

  • Nilai 5 diperoleh jika pasien dapat berbicara dengan terarah dan baik.

  • Nilai 4 diperoleh jika pasien bingung dengan arah pembicaraan, namun masih dapat menjawab pertanyaan yang diajukan.

  • Nilai 3 diperoleh jika pasien tidak dapat memberikan jawaban yang sesuai. Dimana pasien hanya dapat mengeluarkan kata-kata yang masih dapat dipahami (bukan berupa kalimat). 

  • Nilai 2 diperoleh jika pasien tidak bisa mengeluarkan kata-kata dengan jelas (suara terdengar seperti rintihan). 

  • Nilai 1 diperoleh jika pasien benar-benar diam dan juga tidak dapat mengeluarkan suara. 

  1. Respons Motorik

Pemeriksaan gerakan atau kemampuan pasien untuk bergerak, dapat dinilai seperti ini: 

  • Nilai 6 diperoleh jika pasien bisa melakukan gerakan yang sesuai dengan instruksi.

  • Nilai 5 diperoleh jika pasien dapat bergerak dengan terkontrol.

  • Nilai 4 diperoleh jika pasien dapat bergerak dengan refleks jika merasakan nyeri.

  • Nilai 3 diperoleh jika tubuh pasien menekuk dengan kaku, sehingga hanya bisa bergerak sedikit ketika merasa nyeri.

  • Nilai 2 diperoleh jika seluruh tubuh pasien kaku yang mana menyebabkan respons yang diberikan tidak ada.

  • Nilai 1 diperoleh jika pasien sama sekali tidak memberikan respons terhadap rangsangan nyeri.

Baca Juga: Kenali dan Hadapi Risiko Operasi pada Penderita Diabetes

Mengukur Tingkat Kesadaran Anak

GCS tidak bisa digunakan dalam mengukur tingkat kesadaran pada anak-anak yang usianya dibawah lima tahun. Hal ini karena respons verbal akan sulit untuk dilakukan walau anak tersebut memiliki kondisi kesehatan yang baik. Maka dari itu, untuk pasien anak maka pengukuran tingkat kesadaran akan dilakukan dengan adanya modifikasi. Untuk melihat respons mata, maka nilai GCS adalah:

  • Nilai 5 diperoleh jika anak bisa mengeluarkan suara dan juga mengoceh seperti biasanya. 

  • Nilai 4 diperoleh jika anak menangis serta terlihat bingung.

  • Nilai 3 diperoleh jika anak menangis ketika diberi rangsangan nyeri.

  • Nilai 2 diperoleh jika anak mendesah sedikit ketika diberi rangsang nyeri.

  • Nilai 1 diperoleh jika anak tidak memberikan respons sama sekali. 

Salah satu kekurangan dari GCS adalah keterbatasan bahasa dan gangguan pendengaran. Hasil dari penilaian GCS dari tiap aspeknya akan dijumlahkan, yang mana nilai 15 menjadi nilai paling baik dan nilai 3 menjadi nilai paling buruk. Bukan hanya menjadi acuan untuk tingkat kesadaran, GCS juga bisa menjadi acuan guna melihat keberhasilan perawatan. Dimana GCS dengan nilai diatas 8 menjadi sebuah petunjuk kesembuhan pasien.

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Tidak Boleh Sembarangan, Ini Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas

Referensi
  1. https://www.brainline.org/article/what-glasgow-coma-scale
  2. https://biau.org/about-brain-injuries/what-to-expect/coma-patient-score-glasgow/
  3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK513298/
Bagikan artikel ini