Yuk, Rawat Luka Pasca Operasi Usus Buntu!

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 23 May 2021

Bagikan

Yuk, Rawat Luka Pasca Operasi Usus Buntu!

Apendektomi atau operasi pengangkatan usus buntu merupakan salah satu dari operasi gawat darurat yang umum ditemukan di seluruh dunia. Operasi tersebut dilakukan apabila kamu mengalami infeksi pada daerah usus buntu. Ia merupakan perpanjangan usus besar yang berada di bawah kanan perutmu. Apabila kamu mengalami peradangan akibat infeksi usus buntu, kamu akan merasakan nyeri yang hebat pada perut kanan bawahmu.

 

Operasi tersebut dilakukan dengan cara membuka bagian dalam perut dan mengangkat bagian yang meradang tersebut. Setelah itu, dokter akan menjahit bagian yang terbuka. Apa yang harus kita lakukan untuk merawat bekas jahitan tersebut?

 

Langkah untuk mengganti perban

Beberapa hari setelah operasi, kamu akan diinstruksikan oleh dokter untuk secara rutin mengganti perban hingga luka tersebut benar-benar kering. Untuk mengganti perban tersebut kamu harus menyiapkan kassa, sarung tangan latex, dan lakban medis.

 

Siapkan seluruh alat dan bahan untuk penggunaan pemakaian ditengah prosedur, seperti muka plastik kassa dan gunting beberapa lakban medis. Lanjutkan dengan mencuci tangan dan memakai sarung tangan latex. Kemudian, buka perban yang lama secara perlahan dan bersihkan daerah insisi sesuai instruksi dokter.

 

Perhatikan luka jahitan dan kenali ada atau tidaknya tanda-tanda infeksi. Apabila aman, lanjutkan dengan menutup luka tersebut menggunakan kassa yang baru dan rekatkan dengan lakban medis dengan aman. Buang seluruh bahan bekas pakai dan lepas sarung tanganmu pada langkah terakhir. Jangan lupa untuk mencuci tangan kembali.

 

Kenali tanda infeksi

Dokter akan memberikan informasi mengenai tanda-tanda infeksi dan menyarankan kamu untuk kembali ke rumah sakit apabila mengalami salah satu atau lebih dari kondisi sebagai berikut:

·        Adanya cairan berwarna kuning atau kehijauan

·        Adanya perubahan bau dari cairan tersebut

·        Perubahan ukuran luka

·        Timbul kemerahan atau pengerasan pada area tersebut

·        Luka terasa panas apabila disentuh

·        Kamu mengalami demam hebat

·        Peningkatan nyeri yang mencurigakan

·        Perdarahan berlebih yang bocor melalui perban

 

Hal-hal yang harus dilakukan untuk menghindari risiko infeksi

Untuk menghindari risiko infeksi, pastikan kamu memahami tanda-tanda terjadinya infeksi. Ikuti saran dokter untuk mengganti perban dan lamanya waktumu untuk menjaga daerah tersebut tetap kering. Selain itu, jangan mencoba untuk menggaruk, memakai bedak atau lotion pada daerah luka. 

 

Beristirahatlah yang cukup

Setelah seseorang menjalani operasi, tubuhnya akan memberikan respon untuk beristirahat secara natural. Dengan beristirahat, tubuh akan memasuki fase pemulihan tanpa adanya gangguan. Kamu akan membutuhkan lebih banyak tidur untuk beberapa hari setelah menjalani operasi dan aktivitas fisik pun akan menurun.

 

Operasi terbuka di daerah perut membutuhkan pemotongan sebagian ototmu. Dokter akan menyarankan untuk istirahat dengan cukup hingga ototmu menyatu dengan baik. Jangan lakukan aktivitas fisik berat karena dikhawatirkan kamu dapat mengalami komplikasi yang tidak diinginkan.

 

Kendalikan rasa nyeri

Merasa nyeri dalam waktu yang lama dan berat akan meningkatkan rasa stres dan menghambat proses pemulihan. Dokter akan meresepkan obat agar kamu terhindar dari rasa nyeri yang berlebihan. Ikuti saran dokter dan konsumsi obat penghilang nyeri. Gunakan dosis terendah selama kamu bisa mengatasi rasa nyeri tersebut.

 

Tingkatan aktivitas fisik secara perlahan

Setelah lebih membaik, mulailah lakukan aktivitas fisik kembali secara perlahan. Tubuhmu akan memerlukan penyesuaian untuk melakukan aktivitas setelah menjalani waktu beristirahat dalam waktu yang lama. Mulailah dengan melakukan jalan kaki di sekeliling rumah. Penyesuaian ini harus dilakukan agar mencegah terbentuknya penyumbatan pembuluh darah akibat terlalu lama beristirahat di tempat tidur.

 

Doktermu akan memberikan saran yang sesuai untuk kondisimu. Jadi, lakukanlah segala hal yang sesuai dengan rekomendasi darinya. Dia akan memberikan instruksi untuk merawat luka, menjaga pola makan, dan mengenali tanda-tanda komplikasi yang mungkin kamu alami. Oleh karena itu, pastikan kamu mengikuti rekomendasi yang diberikan oleh dokter!


Baca Juga: Apa sih Usus Buntu itu? Yuk Simak Selengkapnya Disini

 

Referensi

  1. Incision Care After Surgery [internet]. Michigan: Michigan Medicine University of Michigan; [updated: 2020 May 27; cited: 2021 Apr 05]. Available from: https://www.uofmhealth.org/health-library/tc4128spec 
  2. Lewis D. 6 Tips for Recovering From an Appendectomy [internet]. New York: healthgrades; [updated: 2020 Dec 27; cited: 2021 Apr 05]. Available from: https://www.healthgrades.com/right-care/appendectomy/6-tips-for-recovering-from-an-appendectomy
Bagikan artikel ini