Bantuan
Free Tele x

Yuk Kenali Berbagai Manfaat Puasa

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 21 Apr 2021

Bagikan

Beberapa kelompok masyarakat melakukan puasa sebagai ibadah. Namun, saat ini, tidak sedikit orang-orang yang melakukan puasa diluar ibadah.

Mengapa demikian? Hal itu terjadi karena ternyata banyak sekali manfaat puasa bagi kesehatan yang sudah diketahui. Simak penjelasan berikut terkait berbagai manfaat dari puasa.


Berbagai Jenis Puasa

Puasa Ramadan tergolong sebagai puasa intermiten. Puasa intermiten memiliki ciri terdapat pola makan yang terbagi menjadi waktu puasa dan waktu makan.

Terdapat berbagai jenis puasa lainnya. Contohnya restriksi makronutrien yang tidak mengonsumsi salah satu zat makronutrien, seperti diet ketogenik. 


Menurunkan Berat Badan dan Menghilangkan Lemak

Ketika berpuasa, makanan yang dikonsumsi tentu akan menurun, kecuali kamu memperbanyak porsi makan sebagai ganti ketika berpuasa. Selain asupan kalori yang menurun, berpuasa juga merangsang berbagai hormon yang memiliki efek dalam penurunan berat badan.

Aktivitas hormon-hormon akan berubah untuk memecah cadangan energi dan menggunakannya sebagai sumber energi ketika berpuasa.


Menurunkan Risiko Terkena Diabetes Melitus

Penderita diabetes melitus kian banyak akibat gaya hidup yang kurang baik. Ciri utama dari diabetes melitus adalah tingginya kadar gula darah serta resistensi dari hormon insulin.

Berpuasa dapat menurunkan kadar gula darah serta menurunkan kadar insulin sehingga risiko resistensi insulin dapat dikurangi. Dengan rutin melakukan puasa, risiko diabetes melitus akan lebih kecil.


Mengurangi Stres Oksidatif dan Inflamasi

Stres oksidatif merupakan salah satu penyebab dari penuaan dan penyakit kronis. Mencegah stres oksidatif dapat dilakukan dengan pemberian antioksidan yang cukup diminati saat ini.

Namun, ternyata dengan berpuasa, tubuh dapat meningkatkan antioksidan dan proteksi dari stres oksidatif secara alami. 


Melindungi dari Penyakit Jantung

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang cukup ditakuti karena cukup mematikan. Penyakit jantung ini seringkali dikaitkan dengan peningkatan lemak dalam tubuh, seperti kolesterol, LDL, dan trigliserida.

Ternyata, dengan berpuasa lemak-lemak dalam tubuh tersebut akan mengalami penurunan sehingga risiko penyakit jantung pun akan berkurang.


Baik untuk Kesehatan Otak

Selain menurunkan stres oksidatif dan inflamasi yang mungkin terjadi pada otak, berpuasa dapat meningkatkan pertumbuhan dari sel-sel saraf baru pada otak. Selain itu, berpuasa dapat menurunkan risiko depresi karena terdapat hormon yang meningkat saat berpuasa dan bertanggung jawab pada kejadian depresi.

Selain kesehatan secara umum, berpuasa juga mengurangi risiko gangguan pada otak, yaitu Alzheimer. Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan alzheimer.

Jadi tentu saja akan lebih baik untuk mencegahnya. Berpuasa dapat mengurangi risiko terjadinya Alzheimer serta mengurangi tingkat keparahannya. Selain itu, berpuasa juga menurunkan risiko penyakit saraf lainnya seperti Parkinson.


Mempengaruhi Berbagai Mekanisme Metabolik Tubuh

Ketika berpuasa, terjadi berbagai perubahan pada tubuh. Hormon-hormon pada tubuh akan mengalami perubahan regulasi serta terjadi peningkatan kemampuan penyembuhan pada sel-sel tubuh agar cadangan energi dalam tubuh dapat digunakan.

Dengan begitu, berpuasa dengan baik dapat menunjang perbaikan pada sel-sel tubuh.


Membantu untuk Hidup Lebih Lama

Selain memberikan proteksi terhadap berbagai penyakit, ternyata berpuasa dapat membantu hidup lebih lama. Terdapat penelitian pada tikus bahwa tikus yang berpuasa hidup lebih lama daripada tikus yang tidak berpuasa.

Meskipun belum terbukti pada manusia, tentu berpuasa akan membantu dalam memperlambat proses penuaan pada tubuh.


Puasa memberikan banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Meskipun demikian, tetap perhatikan cara-cara puasa yang sehat, terutama bila kamu memiliki riwayat penyakit yang berbahaya ketika puasa seperti diabetes.

Konsultasikan pada dokter untuk menyusun rencana puasa yang baik.


Referensi:

https://www.nia.nih.gov/news/calorie-restriction-may-benefit-healthy-adults-under-50#:~:text=Compared%20to%20the%20control%20group,and%20metabolic%20syndrome%20greatly%20improved.

https://www.healthline.com/nutrition/10-health-benefits-of-intermittent-fasting#TOC_TITLE_HDR_11


Bagikan artikel ini