Bantuan

Mengapa perlu mengulang vaksinasi?

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 28 Oct 2020

Bagikan

Mengapa perlu mengulang vaksinasi?

Vaksinasi merupakan salah satu program kesehatan yang cukup banyak diberikan perhatian oleh pemerintah. Bahkan, vaksinasi dan imunisasi menjadi prosedur yang wajib bagi anak-anak.

Pemerintah juga sudah membuatkan jadwal untuk memudahkan orang tua untuk memberikan vaksin apa dan kapan bagi buah hatinya.

Apabila kita melihat jadwal vaksinasi tersebut, terdapat hal yang unik, yaitu cukup banyak vaksinasi yang dilakukan lebih dari sekali dalam selang waktu yang berdekatan. Bahkan terdapat beberapa jenis vaksinasi yang dianjurkan untuk rutin diberikan hingga dewasa sekali pun.

Apakah pengulangan vaksinasi ini memang diperlukan?

Mari kita ketahui tujuan dan cara kerja vaksinasi terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan tersebut. Vaksinasi merupakan bentuk imunisasi aktif, yang bertujuan untuk meningkatkan imunitas tubuh terhadap suatu penyakit spesifik yang disebabkan oleh mikroorganisme tertentu, seperti virus dan bakteri.

Prinsip dari vaksinasi adalah memasukan mikroorganisme yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh sehingga merangsang sistem imunitas tubuh untuk membentuk pertahanan terhadap mikroorganisme tersebut berupa antibodi.

Antibodi bersifat spesifik terhadap struktur biologis tertentu sehingga memiliki banyak sekali jenis. Secara alami, antibodi akan terbentuk beberapa waktu setelah terserang penyakit.

Vaksinasi bertujuan untuk menyediakan antibodi terlebih dahulu sebelum terserang penyakit sehingga apabila mikroorganisme ini masuk ke dalam tubuh kita, sudah terdapat pertahanan untuk melawan mikroorganisme tersebut.

Walaupun begitu, bukan berarti vaksinasi dapat mencegah 100% dari penyakit tersebut. Paling tidak, penyakit yang ditimbulkan tidak akan separah dibandingkan belum menerima vaksinasi.

Lalu, apabila sudah terbentuk antibodi, mengapa perlu diulang?

Kembali lagi, antibodi merupakan pertahanan spesifik, sehingga tiap jenisnya berbeda dan karakteristiknya pun berbeda pula.

Jumlah yang terbentuk pun dapat berbeda. Pengulangan vaksinasi dalam durasi yang berdekatan bertujuan meningkatkan jumlah antibodi yang terbentuk.

Sementara, vaksinasi yang diulang dalam durasi yang cukup berjauhan, seperti vaksin hepatitis B, memiliki alasan berbeda.

Beberapa antibodi yang terbentuk dari vaksinasi tidak bertahan seumur hidup, sehingga perlu stimulus kembali agar antibodi tetap tersedia. Lalu, mengapa orang dewasa tidak diwajibkan melakukan vaksinasi seperti anak-anak?

Sistem imunitas pada anak-anak belum sekuat orang dewasa karena paparan mikroorganisme infeksius yang masih sedikit.

Selain itu, anak-anak dikhawatirkan mengalami gangguan pertumbuhan akibat penyakit yang diderita sehingga lebih baik dipersiapkan terlebih dahulu agar tidak terkena penyakit dan sampai menggangu pertumbuhan.

Oleh karena itu, vaksinasi pada orang dewasa tidak diwajibkan dan lebih dianjurkan bagi orang yang rentan akan paparan penyakit tertentu.

 

Referensi:

1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3068582/

2. https://www.immune.org.nz/vaccines/efficiency-effectiveness

Bagikan artikel ini