Bantuan

Strict Parents adalah Salah Satu Gaya yang Buruk, Kenali Ciri-cirinya

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 19 Jan 2022

Bagikan

Strict Parents adalah Salah Satu Gaya yang Buruk, Kenali Ciri-cirinya

Strict parents adalah salah satu gaya parenting yang buruk karena dapat menyebabkan ketakutan berlebih pada seorang anak. Akibatnya anak akan berusaha menutupi apapun yang tidak boleh diketahui oleh orang tuanya. Hal ini semakin membawa dampak buruk terhadap perkembangan anak nantinya. Bagi Anda yang ingin menerapkan pola parenting seperti ini sebaiknya pikirkan kembali.

Strict parents  merupakan suatu kondisi di mana orang tua memasang standar target yang tinggi dengan dukungan responsif kepada anak-anaknya. Namun orang tua yang beribawa adalah orang tua yang mampu menghargai pemikiran seorang anak terhadap apa yang mereka tetapkan. Lalu tahukah Anda bagaimana ciri-ciri strict parents ? Mari cari tahu ciri-ciri strict parents  melalui pembahasan di bawah ini.

Apa Strict parents

Strict parents  adalah orang tua yang ketat dan memberikan standar tuntutan tinggi kepada anak. Sehingga kesannya anak harus selalu patuh terhadap seluruh aturan yang ditetapkan oleh orang tua tanpa memberikan kesempatan kepadanya untuk mengemukakan pendapat.

Mengenal Ciri-Ciri Strict parents 

Terdapat banyak sekali ciri-ciri strict parent yang perlu Anda ketahui. Ciri-ciri strict parents  yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

  1.  Memberikan Banyak Aturan

Mendisiplinkan anak merupakan sesuatu yang tidak salah, namun Anda juga perlu mempertimbangkan caranya demi kenyamanan sang anak. Menurut seorang profesor psikologi di Oberlin College Nancy Darling, PHD strict parents  cenderung memberikan banyak aturan demi membuat anak disiplin, akan tetapi konsep ini dinilai salah karena yang baik adalah menetapkan sedikit aturan secara konsisten.

  1. Tidak Mendampingi Anak

Ciri-ciri strict parents selanjutnya adalah tidak mendampingi anak ketika menjalankan tugasnya. Cara ini terbilang salah karena yang baik ialah orang tua mampu meluangkan sedikit waktunya untuk mengajari dan menuntun anaknya ketika mengerjakan seluruh tugasnya. Bekerja sama dengan anak dalam hal apapun akan melatih seorang anak tentang bagaimana cara bekerja sama yang baik.

  1.  Anak Terus Belajar dan Tidak Bisa Bermain

Bermain merupakan salah satu hak anak yang harus dipenuhi demi perkembangan anak nantinya karena dengan bermain sang anak dapat bersosialisasi dengan lingkungan sosialnya. Anak juga membutuhkan waktu bermain agar apa yang ia pelajari dapat masuk dengan efektif. Pengetahuan tanpa pemahaman hanya akan membuat anak sekedar tahu namun tidak mampu memahami maknanya.

Baca Juga: Mari Mengenal Lebih Jauh Ciri Strict Parents dan Dampaknya pada Anak

Dampak Strict Parents 

Setiap pola pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua pasti akan memberi dampak kepada anak. Namun strict parents  dapat menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan mental anak. Berikut beberapa dampak strict parents  yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

  1.  Anak Cenderung Tertekan dan Stres

Terlalu mengekang anak dengan segala aturan yang membuatnya tidak nyaman dan bebas dalam mengemukakan pendapat, hanya akan membuat anak semakin tertekan dan stres. Sehingga beragam keinginannya harus terpaksa dipendam sendiri dan bertumpuk dengan rasa kesal yang ia rasakan. Alhasil orang tua justru gagal dalam membentuk anak yang sesuai dengan harapan karena mereka yang tertekan cenderung tidak memiliki rasa percaya diri.

  1.  Anak Semakin Membangkang

Walau tidak semua anak mampu membangkang, namun banyak di antaranya yang semakin membangkang karena strict parents . Kondisi ini dapat terjadi ketika anak mulai menginjak usia remaja karena pada masa ini, rata-rata anak sedang dalam kondisi labil, memiliki banyak keinginan untuk mengekspor dunia dan emosional yang terkadang tidak menentu. Jika Anda menerapkan cara strict parents, hanya akan membangkitkan jiwa pemberontak dalam dirinya.

  1.  Anak Menjadi Tertutup

Selain membangkang pola pengasuhan strict parents pada anak akan membuat anak semakin tertutup dan menjaga jarak dengan orang tuanya. Kondisi ini terjadi karena tidak ada kedekatan emosional antara anak dengan orang tua. Pada masa remaja, sebagian besar anak ingin dimengerti oleh orang tuanya, namun beragam aturan yang mengekangnya membuat anak merasa tidak cocok dan semakin menjaga jarak.

Strict parents  adalah salah satu pola pengasuhan yang buruk karena strict parent cenderung mengekang, tidak memberikan kebebasan kepada anak untuk berekspresi sesuai bakat atau keinginannya sehingga beragam perasaan negatif yang dirasakannya dapat merusak mental dan membuatnya semakin tidak percaya diri.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Tag :
Referensi
  1. Nair, Anisha. Authoritarian Parenting – How It Affects You & Your Child. 2018. Available at: https://parenting.firstcry.com/articles/authoritarian-parenting-characteristics-effects-and-more/ (Accessed: 30 Desember 2021).
  2. Cherry, Kendra. 8 Characteristics of Authoritarian Parents. 20201. Available at: https://www.verywellmind.com/what-is-authoritarian-parenting-2794955 (Accessed: 30 Desember 2021).
Bagikan artikel ini