Bantuan
Bantuan

Penciclovir

Ditinjau oleh dr. Juliana Ng • 09 Aug 2022

Bagikan

Penciclovir: Manfaat, Efek Samping, Dosis Penggunaan

Penciclovir adalah salah satu jenis obat antivirus yang digunakan untuk mengobati infeksi virus herpes. Obat ini tersedia dalam bentuk krim yang penggunaannya dioleskan di kulit pada terinfeksi.

 

Apa Itu Penciclovir?

Penciclovir adalah nukleotida asiklik seperti asiklovir yang menghambat polimerase DNA virus setelah fosforilasi menjadi bentuk aktifnya. Obat ini dapat merusak kemampuan virus untuk bereplikasi di dalam sel. Penciclovir ini merupakan inhibitor nukleotida polimerase topikal yang digunakan dalam pengobatan herpes labialis berulang. 

Dibandingkan dengan asiklovir, penciclovir memiliki waktu paruh intraseluler yang jauh lebih lama, yang secara teori dapat memberikan aktivitas antivirus yang unggul pada tingkat intraseluler. Namun, tidak ada bukti bahwa efek ini memberikan keunggulan klinis. Penciclovir dilisensikan hanya sebagai formulasi topikal (krim penciclovir 1%), dan formulasi ini diindikasikan untuk terapi infeksi HSV kulit. Terapi topikal untuk herpes labialis primer atau rekuren dan infeksi HSV kulit tepat digunakan pada anak-anak yang lebih dari 2 tahun.

 

Manfaat

Penciclovir topikal telah disetujui sebagai pengobatan HSV labialis berulang yang dapat mengurangi rasa sakit dan lesi hanya dalam waktu 1 hari.

 

Dosis Penggunaan

Gunakan obat ini pada tanda pertama infeksi (seperti kesemutan, terbakar, kemerahan, atau luka). Sebelum dan sesudah menggunakan krim ini, cuci tangan Anda dengan sabun dan air. Bersihkan dan keringkan area yang terkena sebelum mengoleskan obat. Oleskan krim penciclovir tipis-tipis untuk menutupi seluruh area luka, lenting, area kesemutan, gatal, merah, bengkak, lalu gosok secara perlahan. Oleskan krim setiap 8 kali sehari setiap 2 jam (kecuali saat tidur) selama 4 hari atau sesuai petunjuk dokter.

Oleskan ke kulit saja, dan jangan mengoleskan obat ini di dalam atau di dekat mata karena obat ini dapat mengiritasi mata. Jika Anda obat terkena mata Anda, bilas dengan banyak air. Jangan dioleskan di dalam mulut atau hidung. Jangan menggunakan obat ini lebih sering atau lebih lama dari yang ditentukan oleh dokter.

Agar mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan obat ini secara teratur. Obat ini bekerja paling baik ketika jumlah obat yang diserap oleh kulit tetap pada tingkat yang konstan. Gunakan obat ini pada dosis yang sama setiap hari sesuai dengan anjuran dokter Anda. Untuk membantu Anda mengingat, gunakan pada waktu yang sama setiap hari dalam menggunakan obat krim ini.

 

Kategori Obat

Penciclovir termasuk ke dalam kategori obat antivirus yang dapat dibeli dengan resep dokter. Obat ini berbentuk krim untuk dewasa dan anak-anak usia di atas 12 tahun.

Baca juga: Pengobatan Alami di Rumah untuk Meredakan Gejala Herpes

 

Efek Samping

Kemerahan, terbakar, menyengat, atau mati rasa dapat terjadi. Jika salah satu dari efek ini bertahan lama atau bahkan memburuk, beri tahu dokter Anda sesegera mungkin. Ingatlah bahwa obat ini telah diresepkan oleh dokter karena telah dinilai bahwa manfaatnya bagi Anda lebih besar daripada risiko efek samping. Kebanyakan pengguna obat ini tidak mendapatkan efek samping yang serius. 

Segera dapatkan bantuan medis jika Anda melihat salah satu gejala berikut dari reaksi alergi yang serius, seperti:

  • Ruam

  • Gatal

  • Bengkak (terutama pada wajah/lidah/tenggorokan)

  • Pusing berat

  • kesulitan bernafas

Ini bukan daftar lengkap kemungkinan efek samping yang terjadi akibat konsumsi dari penciclovir. Jika Anda merasakan efek lain yang tidak tercantum di atas, hubungi dokter segera.

 

Catatan Penting!

  • Obat ini mungkin berbahaya jika tertelan. Jika seseorang mengalami overdosis dan memiliki gejala serius seperti pingsan atau kesulitan bernapas, segera hubungi dokter.

  • Jangan berbagi obat ini dengan orang lain. Melakukannya dapat menyebabkan infeksi.

  • Jika melewatkan satu dosis, gunakan segera obat ini setelah Anda ingat. 

  • Jika sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati saja dosis yang terlewat. 

  • Gunakan dosis Anda berikutnya pada waktu yang teratur. 

  • Jangan menggandakan dosis untuk mengejar ketinggalan.

  • Simpan obat ini pada suhu kamar. Pasang kembali tutup tabung obat dengan kuat setelah setiap kali digunakan. 

  • Jauhkan obat dari jangkauan anak dan hewan peliharaan.

  • Jangan membuang obat ke toilet.

  • Buang produk ini dengan benar jika sudah kedaluwarsa atau tidak lagi dibutuhkan. 

 

Baca juga: Ketahui Penyebab Herpes di Kulit Serta Pengobatan yang Tepat

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Tag :
Referensi

 

  1. Drugbank. 2005. Penciclovir. Diakses 2022.

  2. D. Mondal. 2016. Penciclovir. Reference Module in Biomedical Sciences, Elsevier, ISBN Diakses 2022.

  3. Webmd. 2022. Penciclovir Cream - Uses, Side Effects, and More. Diakses 2022.

Bagikan artikel ini