Nutraseutik untuk Perawatan Kulit

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 29 Sep 2020

Bagikan

Nutraseutik untuk Perawatan Kulit

Istilah nutraseutik merupakan gabungan antara kata nutrisi dan farmaseutik, yang berarti makanan atau bagian dari makanan yang memberikan efek positif bagi kesehatan, yang mencakup kemampuan untuk mencegah atau mengobati penyakit.

Oleh karena nutraseutik menggabungkan konsep gizi dengan pengobatan atau kesehatan, maka produk-produk nutraseutik diterima dengan luas oleh masyarakat karena diyakini dapat memberikan efek positif terhadap kesehatan secara alamiah.

Produk-produk nutraseutik mencakup suplemen, multivitamin, produk turunan herbal, dan makanan fungsional. 

Dalam hal perawatan kulit, produk nutraseutik banyak digunakan dan dipromosikan sebagai agen yang dapat membantu agar kulit dapat tampak lebih muda.

Salah satu produk yang ditemukan memainkan peran dalam perawatan kulit adalah peptida bioaktif. Peptida merupakan susunan asam amino berbentuk rantai pendek yang memiliki aktivitas biologis tertentu.

Ditemukan bahwa penggunaan peptida kolagen bioaktif dan peptida kolagen dari produk laut dapat mengurangi kerutan pada kulit, meningkatkan elastisitas kulit, dan mengencangkan kulit.

Ekstrak tanaman merupakan produk nutraseutik lainnya yang turut memiliki khasiat dalam perawatan kulit.

Ditemukan bahwa ekstrak Aloe, atau sering dikenal pula dengan nama tanaman lidah buaya, dapat meningkatkan elastisitas, hidrasi, dan jumlah kolagen pada kulit.

Ekstrak tanaman lain yang ditemukan turut dapat meningkatkan elastisitas dan kadar kolagen pada kulit meliputi ekstrak kayu pinus, ekstrak markisa, ekstrak rosemary, dan ekstrak tomat. 

Suplemen vitamin diduga turut memainkan peran dalam menjaga penampilan kulit. Vitamin merupakan zat-zat organik yang memainkan peranan penting dalam fungsi sehari-hari jaringan tubuh.

Dalam menjaga kesehatan kulit, vitamin memberikan efeknya melalui karakteristiknya sebagai agen antioksidan, membantu mengatur produksi kolagen, dan berkontribusi terhadap perlindungan dari paparan sinar matahari.

Vitamin yang ditemukan berperan dalama menjaga kesehatan kulit adalah vitamin C, dengan suplementasi vitamin C ditemukan meningkatkan pertahanan antioksidan yang terdapat di kulit. Selain vitamin C, vitamin E juga memiliki khasiat baik dalam perawatan kulit.

Kombinasi antara vitamin C dengan vitamin E ditemukan dapat meningkatkan kelembaban kulit dan menurunkan tingkat kerusakan jaringan kulit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.

Ditemukan bahwa vitamin C dan E yang diperoleh dari sumber-sumber alami seperti buah-buahan memiliki khasiat yang lebih baik dibandingkan dengan vitamin yang diperoleh melalui suplementasi.

REFERENSI

  1. Pérez-Sánchez A, Barrajón-Catalán E, Herranz-López M, Micol V. Nutraceuticals for Skin Care: A Comprehensive Review of Human Clinical Studies. Nutrients. 2018 Apr;10(4):403. 
  2. Puglia C, Lauro MR. Botanicals: Innovative Tools for Pharmaceutical, Cosmetic and Nutraceutical. Curr Med Chem. 2019 Jul 1;26(24):4504–5. 
Bagikan artikel ini