Mengenal Seputar Resistensi Insulin

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 23 Apr 2021

Bagikan

Salah Satu Penyebab Diabetes, Resistensi Insulin Adalah

Resistensi insulin adalah salah satu penyebab diabetes. Diabetes dan obesitas merupakan dua penyakit yang sering terjadi pada masyarakat serta memiliki hubungan satu sama lain. Diabetes sendiri merupakan kondisi yang erat kaitannya dengan gangguan pada hormon, dalam hal ini adalah hormon insulin.

Adapun obesitas menjadi penyebab utama terjadinya diabetes, khususnya diabetes melitus tipe 2. Pada diabetes tipe 2 ini terjadi resistensi insulin serta gangguan fungsi pengeluaran insulin yang menyebabkan kemunculan gejala dan gangguan lain.

Apa Itu Resistensi Insulin?

Resistensi insulin adalah terjadinya gangguan sensitivitas insulin pada jaringan terhadap glukosa tubuh dan aktivitas biologis yang diperantarai insulin. Hal ini menyebabkan organ tubuhmu tidak merespon dengan baik terhadap keberadaan insulin sehingga glukosa darah tidak mudah digunakan untuk kerja organ.

Insulin sendiri merupakan suatu hormone peptide atau hormone protein yang dihasilkan oleh pankreas, tepatnya sel pada pankreas yang disebut dengan sel beta. 

Sel beta terletak di pulau Langerhans pankreas yang berfungsi mempertahankan kadar glukosa atau gula di dalam darah dengan memfasilitasi pengambilan glukosa dan meregulasi metabolisme karbohidrat, lemak, serta protein. Selain itu, ada yang disebut juga dengan sindrom resistensi insulin.

Sindrom ini merupakan sekelompok kelainan dan gejala umum pada orang yang menderita resistensi insulin. Resistensi insulin ini erat kaitannya dengan sindrom metabolik yang menunjukkan kelompok orang berisiko tinggi terhadap penyakit-penyakit yang berkaitan dengan resistensi insulin.

Faktor Risiko Terjadinya Resistensi Insulin

Terdapat berbagai faktor yang meningkatkan risiko kamu mengalami resistensi insulin, di antaranya:

  1. Orang yang mengalami berat badan berlebih atau obesitas

  2. Usia 45 tahun ke atas

  3. Riwayat keluarga yang menderita penyakit diabetes atau resistensi insulin

  4. Dislipidemia atau peningkatan kadar lemak dalam darah

  5. Riwayat penyakit jantung atau stroke

  6. Wanita dengan penyakit PCOS atau kista ovarium

  7. Kondisi medis seperti hipertensi dan gangguan kadar kolesterol

  8. Aktivitas fisik yang minim (sedenter).

Baca Juga: Disebut dapat Menurunkan Gula Darah, Apa Itu Daun Insulin?

Gejala Resistensi Insulin

Resistensi insulin pada umumnya tidak menunjukkan gejala. Namun, beberapa orang menunjukkan beberapa gejala berikut:

  1. Penurunan kekuatan tulang

  2. Perubahan nafsu makan (mudah lapar)

  3. Gangguan fungsi kognitif, seperti daya ingat serta konsentrasi

  4. Peningkatan berat badan

  5. Hipertensi

  6. Mudah lelah

Apabila kamu mengalami beberapa gejala di atas, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Bagaimana Mengobati Resistensi Insulin?

Tujuan utama dari pengobatan resistensi insulin adalah untuk mengurangi gejala dan mencegah terjadinya komplikasi penyakit. Untuk mengurangi efek resistensi insulin, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan:

  1. Diet dengan makanan rendah karbohidrat dan lemak.

  2. Diet rendah kalori.

  3. Berhenti merokok dan kurangi konsumsi gula.

  4. Mencanangkan program penurunan berat badan, termasuk melalui prosedur operasi.

  5. Mengkombinasikan diet sehat dengan aktivitas fisik yang cukup, yakni minimal 150 menit dalam seminggu.

Selain dengan metode di atas, beberapa penderita resistensi insulin memerlukan terapi pengobatan. Untuk meningkatkan kerja insulin, dokter akan memberikan obat seperti sulfonilurea yang merangsang pengeluaran insulin dari sel beta pankreas. Obat lainnya adalah metformin, obat golongan biguanid yang menurunkan pengeluaran glukosa hati.

Pada kondisi resistensi insulin berat serta penderita diabetes melitus tipe 1, Dokter akan memberikan terapi pengobatan berupa suntik insulin. Suntik insulin bertujuan untuk menambah kadar insulin di dalam tubuh sehingga tubuh dapat bekerja lebih optimal dalam mempertahankan kadar gula darah normal. Suntik insulin dapat diberikan oleh dokter, namun umumnya kamu juga akan diajari agar dapat melakukan suntik insulin secara mandiri.

 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Injeksi Insulin dan Fungsinya Bagi Penderita Diabetes

Referensi
  1. Wilcox G. Insulin and insulin resistance. Clin Biochem Rev. 2005;26(2):19-39.

  2. Sinaiko AR, Caprio S. Insulin resistance. J Pediatr. 2012;161(1):11-15. 

  3. https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabetes/overview/what-is-diabetes/prediabetes-insulin-resistance#:~:text=Although%20you%20can't%20change,developing%20insulin%20resistance%20or%20prediabetes.

  4. https://www.diabetes.co.uk/insulin-resistance.html

  5. https://www.hindawi.com/journals/jdr/2017/1478294/

  6. https://emedicine.medscape.com/article/122501-medication#5

Bagikan artikel ini