Bantuan
Bantuan

Mengenal Seluk Beluk Operasi Plastik dari Risiko dan Manfaatnya

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 08 Jun 2022

Bagikan

Mengenal Seluk Beluk Operasi Plastik dari Risiko dan Manfaatnya

Operasi plastik merupakan tindakan medis yang dalam hal ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi pada bagian tertentu atau mengubah bentuk tubuh seseorang dalam hal nilai estetika. Dalam hal ini, operasi plastik dapat dilakukan bahkan sangat dianjurkan bagi orang – orang yang mengalami perubahan fungsi pada bagian tubuh tertentu diakibatkan karena kecelakaan, insiden tidak terduga atau karena kecacatan sejak lahir. Tindakan tersebut tentu saja memberikan manfaat bagi orang tersebut.

Adapun tindakan operasi plastik yang dilakukan dalam rangka menambah nilai estetika tidak semuanya memberikan manfaat bagi seseorang. Barangkali akan memberikan manfaat namun hanya dalam jangka waktu yang tidak begitu lama apalagi jika berharap bahwa akan permanen. Setelah itu maka akan timbul risiko yang dapat membahayakan diri sendiri. Sangat penting untuk mencari tahu gambaran atau overview tentang operasi plastik, terutama apabila Anda tertarik melakukannya. Anda juga harus mengetahui fakta mengenai operasi plastik yang wajib anda ketahui sebelum melakukan prosedur.

Mengedukasi diri sangatlah penting sebelum mengambil keputusan yang lebih jauh. Berikut adalah penjelasan mengenai seluk beluk operasi plastik mulai dari risiko dan manfaatnya.

Risiko yang ditimbulkan pasca operasi plastik

Berikut adalah beberapa risiko dari operasi plastik, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menyebabkan kerusakan saraf

Risiko pertama adalah dapat menyebabkan kerusakan saraf. Tentu saja hal ini sangat mungkin terjadi. Biasanya kerusakan saraf akan terjadi disekitar area tubuh yang mendapat tindakan operasi plastik. Kasus ini paling sering terjadi dibagian area wajah. Biasanya ditandai dengan sulitnya wajah untuk berekspresi/kaku dari sebelumnya.

  1. Terbentuknya jaringan parut

Tidak sedikit pula keluhan dari orang – orang yang sehabis melakukan operasi plastik mengeluhkan hal ini. Jaringan parut ini pada umumnya akan mudah terbentuk setelah dilakukan tindakan bedah, tidak terkecuali dengan tindakan opreasi plastik.

  1. Menyebabkan terjadinya infeksi

Setelah dilakukan tindakan operasi plastik, terjadinya infeksi merupakan hal yang banyak dialami oleh hampir semua orang yang menjalani tindakan ini. Biasanya infeksi yang paling sering terjadi adalah infeksi selulitis yakni infeksi yang terjadi pada bagian kulit. Jika hal ini terjadi, Anda akan diberikan antibiotik oleh dokter untuk dikonsumsi.

  1. Perdarahan

Risiko selanjutnya dari tindakan operasi plastik yakni perdarahan. Perdarahan ini bisa terjadi disaat operasi sedang berlangsung maupun pada saat pasca operasi. Biasanya hal ini disebabkan karena pasien yang terlalu banyak gerak sehingga menimbulkan perdarahan. Hal ini jika tidak ditangani dengan baik maka akan menyebabkan penurunan tekanan darah.

  1. Hematoma

Hematoma merupakan kumpulan darah yang terbentuk diluar dari pembuluh darah serta dapat menimbulkan rasa sakit. Hematoma bisa terjadi pada tindakan bedah apapun tidak terkecuali dengan operasi plastik. 

  1. Gumpalan darah

Risiko selanjutnya umum terjadi hampir disemua tindakan operasi, tidak terkecuali operasi plastik. Meskipun hal ini umum terjadi dan tidak membahayakan, namun jika dibiarkan justru hal ini dapat mematikan. Jika terjadi, segera hubungi dokter untuk mengkonsultasikan hal tersebut. Apabila gumpalan darah tersebut besar maka dokter biasanya akan menghilangkannya dengan jarum.

  1. Gagalnya operasi plastik

Dalam melakukan operasi apapun itu, hanya ada dua kemungkinan yaitu gagal atau berhasil. Gagalnya operasi plastik menjadi hal yang sangat ditakuti oleh mereka yang memilih jalan ini. Karena hal ini dapat memperparah kondisi fisik yang sebelumnya baik–baik saja.

Manfaat dari operasi plastik sebenarnya akan diperoleh jika dilakukan sesuai kebutuhan serta dengan tindakan penanganan yang tepat oleh dokter yang berpengalaman. Operasi plastik memberikan banyak manfaat diantaranya mengembalikan fungsi kerja bagian tubuh tertentu jika dilakukan dengan tujuan pengobatan. Serta menambah nilai estetika pada wajah jika ditangani dengan baik dan tepat.

Itulah penjelasan mengenai operasi plastik, banyak orang yang mendukung dan banyak pula yang tidak mendukung hal ini karena menganggap hal ini merupakan bentuk merubah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Cerdaslah dalam mengambil tindakan, lakukan jika memang diperlukan dan jangan lakukan jika hanya ingin gaya-gayaan.

Baca juga: 5 Jenis Operasi Plastik yang Paling Populer


Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Bedah

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang
Referensi

Plastic Surgery Statistics in the US: Evidence and Implications. 2016.  Available at: https://link.springer.com/article/10.1007%2Fs00266-016-0611-3 

(Accessed 6 Oktober 2021)

Plastic Surgery and the Teenage Patient. 2000. Available at: https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1083318800000425 

(Accessed 6 Oktober 2021)

 

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Bedah

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang