Bantuan

Fakta-Fakta Mengenai Operasi Plastik yang Penting Anda Ketahui

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 04 Apr 2022

Bagikan

operasi plastik

Operasi plastik adalah istilah yang kerap digunakan oleh masyarakat untuk dikaitkan dengan perubahan penampilan fisik. Bahkan ahli bedah plastik yang mumpuni juga sudah tersedia pada berbagai rumah sakit di Indonesia. Apapun keluhan yang dialami, para ahli bedah plastik siap mengerahkan kemampuan dan tenaga. 

Walaupun demikian, hendaknya Anda tidak salah kaprah dengan istilah ini. Metode yang jamak dilakukan oleh masyarakat untuk memperbaiki penampilan fisik bukanlah operasi plastik, melainkan bedah kosmetik. Oleh karena itu, simaklah ulasan singkat ini terlebih dahulu agar Anda semakin paham mengenai operasi yang satu ini.

Tujuan Utama Operasi Plastik

Pada dasarnya, operasi plastik bertujuan untuk memperbaiki atau merekonstruksi fungsi serta penampilan jaringan dan kulit agar mendekati kondisi normal. Adapun operasi ini hanya dapat dilakukan jika terdapat kondisi abnormal yang disebabkan oleh berbagai hal seperti berikut ini:

  • Kelainan yang sudah ada sejak lahir (seperti bibir dan langit-langit sumbing, jari berselaput, tanda lahir, dan lain-lain)

  • Area yang rusak akibat pengangkatan jaringan kanker, seperti wajah atau payudara

  • Cedera serius atau parah 

  • Luka bakar yang luas  

Operasi ini dapat dijalani oleh siapa saja, terlepas dari usia, gender, dan jenis kelamin. Sepanjang ada kondisi abnormal yang dialami dan dirasa mengganggu dalam kehidupan sehari-hari, maka tindakan ini dapat diambil. Adapun operasi ini tidak terbatas pada wajah saja, namun juga mencakup jaringan dan kulit di seluruh tubuh.

Metode 

Ada berbagai metode yang digunakan untuk memperbaiki jaringan dan kulit. Penggunaan metode pun tidak asal pilih, namun disesuaikan dengan seberapa luas area yang mengalami kerusakan beserta tingkat keparahan pada jaringan dan kulit. Berikut ini adalah beberapa metode yang umum digunakan dalam operasi plastik.

  1. Cangkok Kulit (Skin Graft)

Cangkok kulit dapat digunakan untuk menutupi kulit yang telah rusak dan/atau hilang. Caranya yakni dengan mengangkat kulit yang sehat dari bagian tubuh tertentu lalu ditempelkan pada bagian yang mengalami kerusakan. Adapun tempat pengambilan kulit yang sehat disebut sebagai situs donor. 

Adapun metode ini memiliki 2 kategori yang terdiri dari:

  • Cangkok kulit sebagian, yakni lapisan tipis kulit (setipis kertas tisu) diambil dari area yang biasanya sembuh dengan baik, seperti paha, pantat, atau betis.

  • Cangkok kulit utuh, yakni seluruh lapisan kulit diambil dan situs donor kemudian dijahit total.

  • Cangkok kulit komposit, yakni mengangkat semua lapisan kulit, lemak, dan terkadang tulang rawan di bawahnya dari tempat donor

  1. Operasi Lipatan Kulit (Flap Surgery)

Jika cangkok kulit hanya memindahkan kulitnya saja, maka flap surgery memindahkan jaringan hidup. Prinsipnya sama dengan cangkok kulit, yakni memindahkan jaringan hidup pada bagian yang kehilangan kulit, lemak, otot, dan/atau penyangga tulang. Adapun tindakan ini disebut flap surgery karena sebagian dari jaringan sehat biasanya tetap menempel pada tubuh saat diposisikan ulang.

  1. Ekspansi Jaringan (Tissue Expansion)

Pada metode ini, alat seperti balon (expander) dimasukkan ke bawah kulit. Alat ini secara perlahan akan mengeluarkan cairan ke area yang memerlukan perbaikan sehingga meregangkan dan memperluas jaringan kulit. Dengan demikian, ada kulit ekstra yang “ditumbuhkan” untuk memperbaiki area yang hilang atau rusak di sekitarnya.

  1. Laser (Laser Surgery)

Metode ini menggunakan laser untuk memperbaiki kondisi jaringan dan kulit yang rusak. Dengan demikian, berbagai risiko yang dapat dialami oleh pasien dapat ditekan atau minimalisasi. Adapun jenis laser yang digunakan tentunya disesuaikan dengan kondisi yang memerlukan yang perbaikan.

Risiko 

Ada berbagai risiko yang ditimbulkan oleh operasi plastik, tergantung pada tingkat keparahan pada jaringan dan kulit beserta luasnya area yang memperoleh perbaikan. Berikut ini adalah berbagai risiko yang umum dialami oleh pasien:

  • Rasa sakit dan tidak nyaman

  • Pendarahan

  • Infeksi

  • Bekas luka atau parut pada kulit

Kini Anda sudah mengetahui berbagai fakta yang terkait dengan operasi plastik. Jika Anda atau kerabat mengalami berbagai kondisi yang memerlukan penanganan bedah plastik, pilihlah ahli terkemuka agar memperoleh hasil yang maksimal dan meminimalisasi risiko pasca pemulihan.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca juga: Macam-macam Jenis Operasi Plastik yang Perlu Anda Ketahui

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Kulit dan Kelamin

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang
Referensi

National Health Service. (n.d.). Plastic Surgery. https://www.nhs.uk/conditions/plastic-surgery/  

Stanford Health Care. (n.d.). Plastic Surgery. https://stanfordhealthcare.org/medical-treatments/p/plastic-surgery.html#about 

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Kulit dan Kelamin

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang