Mengenal Penyebab Gagal Jantung Sistolik dan Diastolik

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 04 Aug 2021

Bagikan

Mengenal Penyebab Gagal Jantung Sistolik dan Diastolik

Tahukah Anda gagal jantung sistolik dan diastolik merupakan 2 jenis penyakit gagal jantung sebelah kiri yang memerlukan penanganan serius? Gagal jantung sistolik dan diastolik bisa menghambat kerja otot jantung dalam memompa darah dan menyalurkannya ke seluruh tubuh. Maka dari itu, sebelum Anda mengalami kondisi tersebut, lebih baik mencegah dengan mengetahui beberapa penyebab gagal jantung sistolik dan diastolik, berikut diantaranya:


Gagal jantung sistolik

Gagal jantung sistolik biasanya terjadi ketika otot jantung kehilangan kemampuannya untuk berkontraksi. Kontraksi jantung berfungsi untuk memompa darah yang mengandung oksigen dan menyalurkannya ke seluruh tubuh. Pada kondisi normal, jantung memompa darah 55% dari jumlah yang diperlukan oleh tubuh, sedangkan jika jantung sebelah kiri mengalami gagal jantung sistolik hanya mampu memompa kurang dari 40% dari jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh. Kondisi seperti ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:

  1. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab gagal jantung sistolik, karena mengakibatkan jantung Anda harus bekerja lebih cepat. Gagal jantung sistolik mengakibatkan jantung Anda harus bekerja lebih keras, untuk memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh. Jika dibiarkan, lama kelamaan otot jantung menjadi lemah dan tidak mampu memompa darah secara normal lagi.

  1. Penyakit arteri koroner

Penyakit arteri koroner merupakan salah satu penyebab gagal jantung sistolik, yang disebabkan oleh serangan jantung atau jantung koroner, karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah arteri yang membatasi jumlah aliran darah menuju jantung. 

  1. Diabetes mellitus

Penyebab gagal jantung sistolik selanjutnya yaitu diabetes melitus karena tingginya kadar gula yang mengalir dalam darah, sehingga mengakibatkan pembuluh darah rusak dan memicu serangan jantung. Kerusakan ini disebabkan oleh penumpukan lemak dari kolesterol atau plak, yang  disebut dengan aterosklerosis. 

  1. Penyakit katup jantung 

Gangguan katup jantung atau stenosis aorta merupakan gangguan pada katup jantung yang menyempit dan tidak terbuka sepenuhnya. Kondisi ini menyebabkan aliran darah menjadi terhambat dan jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah, karena katup yang menyempit. Gangguan katup jantung menyebabkan otot jantung melemah, sehingga terjadilah gagal jantung sistolik.

  1. Mitral regurgitation 

Mitral regurgitation terjadi karena adanya kelainan pada katup mitral jantung, sehingga menyebabkan terjadinya kebocoran pada jantung sebelah kiri, karena katup mitral tidak bisa menutup dengan sempurna. Mitral regurgitation menyebabkan jumlah volume darah meningkat dan otot jantung melemah, sehingga memicu gagal jantung sistolik.

  1. Kardiomiopati 

Selain serangan jantung, penyebab lain dari gagal jantung sistolik adalah kardiomiopati. Kondisi ini terjadi karena gangguan pada otot jantung, sehingga otot jantung melemah dan mempengaruhi kemampuan untuk memompa darah dengan baik dan benar.


Gagal jantung diastolik

Gagal jantung sistolik dan diastolik sama-sama melibatkan sisi kiri jantung, sehingga beberapa penyebab diantaranya memiliki kesamaan. Gagal jantung diastolik menyebabkan jantung tidak bisa memompa darah dalam jumlah yang cukup ke seluruh tubuh dan harus memompa dengan tekanan yang meningkat, sehingga jantung sulit terisi darah dan otot jantung mengalami kekakuan. Kondisi ini disebabkan oleh:

  1. Pericardial disease

Kelainan yang terjadi pada perikardium atau lapisan yang mengelilingi jantung. Cairan yang terdapat pada pericardial space atau lapisan-lapisan perikardium dan perikardium yang menebal bisa membatasi kemampuan jantung untuk diisi oleh darah. 

  1. Obesitas 

Obesitas merupakan salah satu penyebab gagal jantung diastolik karena kelebihan berat badan membuat jantung harus bekerja lebih keras dalam memompa darah.

  1. Kardiomiopati hipertrofik

Penyebab gagal jantung selanjutnya ialah kardiomiopati yang disebabkan oleh masalah pada otot jantung, sehingga dinding ventrikel sebelah kiri menebal dan mencegah darah mengisi ventrikel tersebut. 

Itulah beberapa penyebab gagal jantung sistolik dan diastolik yang perlu Anda ketahui. Gagal jantung sistolik dan diastolik merupakan kondisi serius yang memerlukan perawatan berkelanjutan untuk mencegah komplikasi, sehingga perlu segera diobati  sebelum jantung melemah sangat parah. Segera konsultasikan dengan dokter secepat mungkin, jika Anda mengalami tanda-tanda gejala gagal jantung sistolik dan diastolik yang disebabkan oleh beberapa kondisi di atas, agar bisa segera diatasi.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar informasi kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.


Sumber :

Dumitru, Loana. (2021). What are the underlying causes of systolic heart failure? 

Beckerman, James. (2021). What Is Diastolic Heart Failure?

Tag :
Bagikan artikel ini