Bantuan

Mengenal Lebih Jauh Jenis Alkohol dalam Skincare untuk Kulit Wajah Sehat

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 08 Mar 2022

Bagikan

alkohol pada kosmetik

Mengetahui jenis alkohol dalam skincare agar tidak salah memiliki produk perawatan. Produk skincare sekarang ini tengah populer, bukan hanya mengikuti tren tetapi banyak orang juga yang mulai mencari tahu seperti apa kandungan skincare yang baik untuk kulit wajah. Salah satu kandungan dalam skincare yang banyak dibicarakan yakni alkohol. Mungkin alkohol selama ini sudah dikenal banyak orang terkait penggunaanya untuk disinfektan serta pembersih luka. Akan tetapi, alkohol juga memiliki manfaat tersendiri untuk kulit wajah. Walau begitu, tidak sedikit orang yang berpendapat bahwa alkohol ini tidak baik untuk kulit wajah. Hal ini karena alkohol dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan iritasi. Benarkah hal tersebut?

Jenis Alkohol dalam Skincare

Sebelum Anda terlena dan tergiur dengan manfaat alkohol dalam produk skincare, maka sebaiknya Anda mengenali terlebih dulu jenis alkohol dalam skincare. Di mana tidak semua jenis alkohol baik digunakan untuk kulit wajah Anda. Bahkan, beberapa jenis alkohol tidak baik digunakan pada kulit wajah, terlebih akan menimbulkan efek samping yang tentu saja akan merugikan. Anda perlu ekstra hati-hati karena sering kali alkohol dituliskan dengan nama atau sebutan lain. 

Seorang dermatologi dari Wellesley bernama Gretchan Frieling mengungkapkan bahwa ada jenis alkohol dalam skincare yang baik dan juga tidak untuk digunakan. Beberapa jenis alkohol denat atau terdenaturasi yang cukup aman digunakan di kulit wajah. Perlu anda perhatikan bahwa takaran dari penggunaan alkohol tersebut juga harus dibatasi dan dalam jumlah tertentu. Disebutkan oleh FDA, yakni badan obat dan makanan Amerika Serikat bahwa walaupun alkohol denat aman, tetapi disarankan untuk Anda menggunakan fatty alcohol. Fatty alcohol, yakni jenis alkohol dalam skincare seperti Lanolin alcohol, Cetyl alcohol, Cetearyl alcohol, dan juga Stearyl alcohol.

Fatty alcohol atau alkohol berlemak tersebut berasal dari buah-buahan dan juga tumbuh-tumbuhan. Di mana jenis alkohol tersebut memiliki kemampuan untuk melembabkan kulit. Oleh karenanya, alkohol tersebut tidak akan mengakibatkan efek kering untuk kulit wajah Anda. 

Sedangkan jenis alkohol yang tidak baik untuk kulit wajah adalah yang kadarnya terlalu tinggi, seperti etanol, etil alcohol, benzil, metanol atau metil alcohol, dan isopropil, misalnya astringent dan rubbing alcohol. Walau pengunaan alkohol dalam produk skincare masih menimbulkan kontroversi, tetapi bila diawasi jumlahnya maka alkohol akan bermanfaat untuk kulit wajah, terutama mereka yang memiliki jenis kulit wajah berminyak dan pori besar. 

Manfaat Penggunaan Alkohol Sebagai Produk Skincare

Sekarang ini alkohol telah muncul dalam berbagai kegunaan dan bentuk, yang mana diklaim memang dapat mengatasi masalah kulit wajah. Akan tetapi, ada juga jenis alkohol tertentu yang akan memberikan efek buruk seperti iritasi dan kering. Namun, tidak perlu cemas karena kadar alkohol dalam produk skincare sudah dibuat seaman mungkin untuk bisa digunakan pada wajah. Oleh karenanya, alkohol dalam produk skincare bisa dipastikan telah memenuhi standar keamanan. Alkohol SD atau alkohol denaturasi menjadi salah satu alkhol yang sering kali digunakan menjadi bahan produk skincare. Alkohol SD dengan jumlah yang kecil menjadi alkohol yang aman anda gunakan untuk kulit wajah.

Di mana alkohol SD ini adalah etanol yang sudah dicampur dengan bahan lain, dengan tujuan agar aman digunakan untuk kulit. Etanol adalah jenis alkohol dasar yang sudah tidak asing lagi. Penggunaan alkohol denat dalam produk skincare tentu akan memberikan manfaat. Apa sajakah itu? simak manfaatnya dibawah ini:

  • Menghaluskan kulit

  • Membantu produk skincare lebih cepat menyerap

  • Menghaluskan kulit

  • Melarutkan lemak dan kotoran di wajah

  • Mengurangi pori-pori yang tersumbat

  • Mengurangi produksi minyak di kulit wajah

Untuk Anda yang memiliki tipe kulit wajah yang normal atau cenderung berminyak, maka penggunaan alkohol dengan kadar yang tepat, dapat bantu mengatasi beragam permasalahan di kulit wajah. Jika anda memiliki tipe kulit wajah yang eksim, sensitif, kering, dan alergi sebaiknya menghindari produk skincare dengan bahan alkohol. 

Penggunaan alkohol tidaklah harus dihindari, tetapi untuk Anda yang kulit wajahnya sensitif, kering, dan alergi maka sebaiknya menggunakan produk skincare non alkohol. Bila alkohol ada di urutan pertama atau awal pada sebuah produk skincare, dapat dikatakan bahwa produk tersebut memiliki potensi mengakibatkan kulit menjadi kering. 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Mengenal Berbagai Jenis Skincare dan Fungsinya yang Perlu Anda Miliki!

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Kulit dan Kelamin

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang
Tag :
Referensi

https://www.everydayhealth.com/smart-skin/alcohol-in-skin-care-is-it-ever-okay/

https://www.fda.gov/cosmetics/cosmetics-labeling-claims/alcohol-free

https://www.healthline.com/health/alcohol/alcohol-denat#denatured-alcohol-and-your-skin

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Kulit dan Kelamin

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang