Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 19 Apr 2021

Bagikan

Minyak zaitun terkenal sebagai minyak yang jauh lebih sehat dibandingkan dengan minyak lainnya. Beberapa orang telah beralih ke minyak zaitun sebagai minyak yang digunakan dalam semua masakannya. Apakah benar minyak zaitun lebih baik dibandingkan minyak lainnya? Apakah minyak zaitun sebaiknya digunakan dalam semua jenis masakan? Temukan jawabannya dalam bacaan berikut ini.

 

Jenis-jenis minyak zaitun

Minyak zaitun dihasilkan dengan menggiling buah zaitun dan mengumpulkan minya yang dihasilkannya. Tidak semua minyak zaitun adalah zama. Terdapat tiga jenis atau kelas minyak zaitun, yaitu light, virgin, dan extra virgin. Perbedaan jenis ini mengacu kepada seberapa banyak proses yang dilakukan kepada minyak zaitun, sebelum minyak zaitun dikemas dan dijual. Extra virgin berarti hanya memiliki sedikit proses sebelum dikemas, sehingga menjadi minyak zaitun yang paling murni. 

 

Berdasarkan penelitian, minyak zaitun extra virgin memiliki kandungan nutrisi yang paling lengkap dibandingkan jenis minyak zaitun yang lainnya. Proses yang dilakukan dalam memproduksi minyak zaitun meliputi pemanasan dan penambahan zat kimia lainnya. Oleh sebab itu, minyak zaitun jenis yang lain memiliki kandungan nutrisi yang lebih sedikit dibandingkan minya zaitun extra virgin.

 

Kaya akan antioksidan

Minyak zaitu extra virgin masih memiliki kandungan phenol yang tinggi. Phenol merupakan antioksidan kuat yang dapat melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Jika tubuhmu memiliki banyak radikal bebas, sel-sel dapat dengan mudah rusak. Di sinilah peran penting antioksidan mencegah kerusakan sel.

 

Menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah

Minyak zaitun tersusun oleh sekitar 73% lemak monounsaturated. Lemak monounsaturated adalah jenis lemak yang lebih baik dibandingkan lemak saturated. Jenis lemak yang dimiliki oleh minyak zaitun dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL di dalam darah. Kolesterol LDL adalah kolesterol jahat yang dapat membentuk plak pada dinding darah. Plak kolesterol ini yang menjadi cikal bakal dari berbagai penyakit mematikan, seperti serangan jantung dan stroke. 

 

Menjaga kesehatan jantung dan otak

Berbagai penelitian telah membuktikan kemampuan minyak zaitun untuk menjaga kesehatan jantung dan otak. Dengan menurunkan kadar kolesterol LDL, minyak zaitun telah menurunkan risiko dari serangan jantung dan stroke hingga 41%. Konsumsi minyak zaitun yang baik juga terbukti dapat menurunkan tekanan darah. Dengan demikian, minyak zaitun juga melindungi dari berbagai penyakit kronik lainnya. 

 

Selain itu, studi juga menunjukkan bahwa minyak zaitun juga membantu kemampuan otak dalam berpikir dan meningat, sehingga mengurangi risiko penyakit Alzheimer. 

 

Mengurangi risiko kanker

Studi juga menunjukkan adanya kejadian kanker yang lebih rendah ditemukan di daerah dengan konsumsi minyak ziatun yang lebih tinggi. Jenis kanker yang mungkin dapat dihindari dengan konsumsi minyak zaitun adalah kanker payudara dan kanker saluran cerna. Meskipun belum dimengerti secara sepenuhnya, kemampuan pencegahan kanker minyak zaitun kemungkinan berasal dari kandungan oleocanthal. Oleocanthal adalah salah satu jenis antioksidan yang ditemukan di dalam minyak zaitun.

 

Penggunaan minyak zaitun dalam masakan

Mengenai penggunaan minyak zaitun dalam masakan, terdapat berbagai pendapat yang berbeda. Sebagian orang beranggapan bahwa nutrisi baik di dalam minyak zaitun akan hilang apabila digunakan dalam penggorengan. Sebaliknya, beberapa orang tetap menggunakan minyak zaitun dalam masakannya karena merupakan pilihan terbaik dibandingkan minyak lainnya.

 

Sebenarnya, memang benar bahwa sebagian kandungan vitamin dan antioksidan minyak zaitun extra virgin akan hilang apabila terkena dengan panas. Namun, minyak zaitun extra virgin juga merupakan jenis minyak yang dapat menahan temperatur tinggi. Oleh sebab itu, walau sebagian nutrisinya hilang, lemak minyak zaitun tidak berubah menjadi lemak yang jahat.

 

Sebaiknya, minyak zaitun dikonsumsi dalam bentuk alaminya seperti yang dilakukan di dalam diet Mediterania. Dengan ini, nutrisi lengkap minyak zaitun bagi kesehatan dapat dimanfaatkan oleh tubuh kita. Jika ingin digunakan dalam proses memasak, jangan digunakan untuk menggoreng lebih dari dua kali. 

 

Referensi:

 

  • Health benefits of olive oil [Internet]. WebMD; 2020 Aug 3 [cited on 2021 Feb 7]. Available from: https://www.webmd.com/diet/ss/slideshow-health-benefits-of-olive-oil 

  • Leech J. 11 health benefits of extra virgin olive oil that you can’t ignore [Internet]. Olive Wellness Institute; 2021 [cited on 2021 Feb 7]. Available from: https://olivewellnessinstitute.org/article/11-health-benefits-of-extra-virgin-olive-oil-that-you-cant-ignore/ 

  • Zeratsky K. Why should I choose olive oil over other types of fat? [Internet]. Mayo Clinic; 2019 Oct 25 [cited on 2021 Feb 7]. Available from: https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/food-and-nutrition/faq-20058439 

  • Patton K. Olive oil vs coconut oil: which is heart-healthier? [Internet]. Cleveland Clinic; 2020 Dec 28 [cited on 2021 Feb 7]. Available from: https://health.clevelandclinic.org/olive-oil-vs-coconut-oil-which-is-heart-healthier/ 

  • Chiou A, Kalogerpoulos N. Virgin olive oil as frying oil. Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety. 2017 Apr 5;16;632-46.

Bagikan artikel ini