Bantuan

Ketahui Jenis Minuman Beralkohol Beserta Kadarnya, Manakah yang Terbilang Tinggi?

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 24 Feb 2022

Bagikan

kadar minuman alkohol

Jenis minuman beralkohol ternyata memiliki kadar alkohol yang berbeda, tetapi seringkali sebagian orang menganggap bahwa minuman beralkohol sangat membahayakan bagi kesehatan. Ini karena alkohol mengandung senyawa ethanol yang menimbulkan sifat memabukan serta dapat mempengaruhi kerja otak. Namun apabila tidak dikonsumsi secara berlebihan dan dengan kadar alkohol yang rendah mungkin tidak akan membahayakan bagi kesehatan maupun kestabilan emosi. 

Manakah Jenis Alkohol yang Terbilang Tinggi?

Pada dasarnya minuman beralkohol memiliki kadar alkohol yang telah disesuaikan dengan jenis dan aturan persentasenya. Lalu manakah jenis alkohol yang paling tinggi? Jenis alkohol yang memiliki kadar paling tinggi ialah minuman hasil fermentasi yang disuling kembali dengan suhu tinggi, akibatnya air ikut menguap dan kadar alkohol di dalam minuman tersebut menjadi tinggi, minuman inilah yang kemudian dikenal dengan miras atau spirit. 

Jenis Minuman Beralkohol

Terdapat berbagai jenis minuman beralkohol yang beredar di pasaran. Perbedaan jenis pada setiap minuman beralkohol umumnya bergantung pada bahan baku, proses pembuatan, hingga kadar alkohol yang terkandung dalam minuman tersebut. Harganya pun cukup bervariasi, mulai dari yang murah, sedang, hingga terbilang mahal. Jenis minuman beralkohol yang perlu Anda ketahui di antaranya sebagai berikut:

  1. Bir

Bir merupakan salah satu jenis minuman beralkohol yang sangat populer sejak dulu karena bir cukup mudah dijumpai di pasaran sehingga banyak orang yang mengonsumsi minuman ini. Apalagi jika dibandingkan dengan minuman beralkohol lainnya, kadar alkohol yang terkandung dalam bir tidak terlalu tinggi. Bir hanya mengandung alkohol sekitar 4% sampai 6 %, bahkan ada pula beberapa merk bir yang memproduksi bir dengan kadar alkohol lebih rendah lagi hingga 2%.

  1. Wine

Wine juga termasuk dalam deretan jenis minuman beralkohol populer. Wine mengandung kadar alkohol sekitar 12-20% tergantung pada jenisnya. Seperti wine champagne dengan 12% kadar alkohol, serta sherry, port, atau medeira dengan 20% kadar alkohol. Di sisi lain, sebenarnya wine juga bisa bermanfaat bagi kesehatan apabila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Misalnya untuk menjaga kesehatan jantung hingga bisa menurunkan resiko al-zheimer. 

  1. Vodka

Vodka adalah salah satu jenis minuman beralkohol yang sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Vodka diproduksi melalui proses penyulingan adonan yang telah difermentasi terlebih dahulu. Bahan utama yang digunakan untuk membuat vodka adalah kentang. Selain kentang, biasanya pembuatan vodka juga dikombinasikan dengan campuran susu dan buah. Vodka mengandung kadar alkohol sekitar 40%.

  1. Wiski

Jenis menuman beralkohol lainnya yang juga cukup populer karena dikenal oleh banyak orang adalah wiski. Minuman beralkohol ini diproduksi melalui proses penyulingan adonan dari biji-bijian. Adonan tersebut telah difermentasi dalam suhu yang tinggi. Kemudian wiski didiamkan dalam waktu yang lama dan biasanya disimpan dalam sebuah tong yang terbuat dari kayu. Wiski mengandung kadar alkohol sekitar 40% hingga 50%.

Efek Mengonsumsi Alkohol Secara Berlebihan

Di beberapa negara, alkohol seringkali dikonsumsi untuk menghangatkan tubuh terlebih di negara yang memiliki iklim dingin. Namun mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menimbulkan sejumlah efek bagi tubuh di antaranya:

  1.  Jantung Berdebar

Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menimbulkan jantung berdebar secara tidak teratur karena memang alkohol memiliki pengaruh terhadap jantung. Jika Anda mengalami kondisi ini namun terus dilanjutkan akan berisiko mengalami atrial fibrilasi atau gangguan irama jantung yang kian meningkat.

  1. Bicara Cadel dan Meracau

Setelah minum banyak alkohol seseorang menjadi lebih santai dan lebih banyak bicara. Namun jika terus dilanjutkan minum alkohol, mereka akan sulit ketika membentuk kata-kata akhirnya perkataan jadi tidak jelas dan meracau. Sebab alkohol dapat mempengaruhi jumlah asam gamma-aminobutyric di otak.

  1.  Perubahan Suasana Hati

Alkohol dapat mempengaruhi kadar hormon serotonin dan dopamin di dalam otak. Akibatnya mereka yang kerap meminum alkohol merasakan perubahan suasana hati seperti terkadang senang, sedih, dan cemas, meskipun sebelumnya dapat meningkatkan rasa bergairah.

Terdapat banyak jenis minuman beralkohol, mulai dari yang kadarnya rendah hingga yang paling tinggi. Minuman dengan kadar alkohol tinggi ialah miras hasil fermentasi yang disuling dengan suhu tinggi, misalnya wine dengan kadar alkohol 12-20% dan sake 16%. Kadar alkohol yang tinggi dan dikonsumsi secara berlebihan dapat menimbulkan sejumlah efek samping.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Terbukti Efektif! Ini Cara Mengatasi Mabuk Alkohol dengan Mudah

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Umum

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang
Referensi

Business Insider: Here are the 10 types of alcoholic drinks. 2019. Available at: https://www.businessinsider.in/here-are-the-10-types-of-alcoholic-drinks/articleshow/70404760.cms (Accessed: 20 Januari 2022). 

The Economic Times: types of alcoholic drinks. 2017. Available at: https://economictimes.indiatimes.com/industry/cons-products/liquor/10-alcoholic-drinks-and-their-magic-ingredients/vodka/slideshow/60171875.cms (Accessed: 20 Januari 2022).

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Umum

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang