Bantuan

Jangan Disepelekan, Ini Dia Beberapa Penyebab Keputihan Berlebihan

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 07 Jun 2022

Bagikan

Jangan Disepelekan, Ini Dia Beberapa Penyebab Keputihan Berlebihan

Sejatinya, ada banyak faktor yang menjadi penyebab keputihan berlebihan pada wanita. Namun sudah tahukah Anda bahwa di antara beberapa penyebab tersebut, ada yang bisa menjadi pertanda bahaya? Agar dapat terhindar dari bahaya ini, ada baiknya Anda mengetahui beberapa hal yang dapat menjadi penyebab keputihan berlebihan.

Baca juga: Bagaimana Cara Menghilangkan Keputihan? Simak Jawabannya di Sini

 

Kapan Keputihan Dikatakan Tidak Normal?

Keputihan pada dasarnya merupakan hal yang normal dan sangat mungkin terjadi pada setiap wanita. Dalam hal ini, keputihan merupakan cairan dan juga sel mati yang keluar untuk menjaga vagina tetap bersih dan sehat. Selain itu, keputihan juga memegang fungsi penting sebagai pelumas yang mampu melindungi vagina dari risiko iritasi dan juga infeksi.

Meskipun begitu, keputihan menjadi suatu hal yang berbahaya apabila timbul dalam keadaan yang tidak normal. Normal tidaknya keputihan ini dapat ditentukan dari warna, bau, hingga jumlah yang keluar. Adapun tanda keputihan tidak normal tersebut adalah sebagai berikut:

  • Memiliki warna kekuningan, kehijauan, atau merah muda.

  • Memiliki bau yang amis, anyir, dan bau busuk yang cukup menyengat.

  • Keluar dalam jumlah yang lebih banyak dari pada biasanya.

  • Disertai pula oleh gejala seperti sakit ketika buang air kecil, timbul rasa gatal dan nyeri pada vagina, hingga panggul yang terasa nyeri.

 

Apa Penyebab Keputihan Berlebihan?

Meskipun di atas telah dikatakan bahwa keputihan berlebihan menjadi penanda keputihan yang tidak normal dan oleh karenanya perlu diwaspadai, namun sejatinya kondisi ini tidak serta-merta berarti buruk. Faktanya, keputihan berlebihan bisa dikatakan normal, terutama jika ia tidak dibarengi dengan ciri keputihan tidak normal di atas.

Adapun ciri keputihan berlebihan yang normal adalah memiliki warna yang jernih atau putih, memiliki tekstur yang tipis ke tebal dan licin, hingga tidak memiliki aroma sama sekali. Berikut ini beberapa hal yang dapat menjadi penyebab keputihan berlebihan tersebut.

1. Masa subur

Penyebab keputihan berlebihan yang pertama ini tergolong normal dan tidak perlu dikhawatirkan, sebab masa subur atau ovulasi dapat memicu timbulnya keputihan yang banyak. Umumnya, kondisi ini terjadi setiap bulan dan akan berkurang ketika sel telur siap dibuahi.

2. Hamil

Masih dalam kategori normal, penyebab keputihan berlebihan berikutnya adalah kehamilan. Dalam hal ini, kondisi keputihan yang banyak dapat membantu janin terlindungi dari infeksi. Adapun ciri keputihan pada masa kehamilan ini adalah berwarna jernih atau putih. 

Baca juga: Tetap Tampil Cantik, Ini Dia Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil

3. Menyusui

Ibu yang sedang menyusui juga kemungkinan akan mengalami keputihan yang berlebihan. Meskipun begitu, tentu saja hal ini bukanlah suatu hal yang perlu dikhawatirkan, karena merupakan bagian dari mekanisme pembersihan diri tubuh setelah persalinan. Kondisi ini juga akan berhenti sendiri 4-6 minggu pasca bersalin. 

4. Reaksi alergi

Pada kondisi yang tidak normal, penyebab keputihan berlebihan pertama diakibatkan oleh reaksi alergi. Alergi pada vagina ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari penggunaan sabun pembersih vagina, mainan seks, hingga pakaian dalam dan tisu toilet. Jika disebabkan oleh reaksi alergi, maka keputihan ini juga akan diiringi pula oleh rasa gatal dan nyeri pada vagina.

5. PCOS

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) juga menjadi penyebab keputihan berlebihan yang tidak normal dan oleh karenanya perlu diwaspadai. Penyakit ini sendiri terjadi akibat tidak seimbangnya hormon androgen dalam tubuh. Jika mengalaminya, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

6. Infeksi jamur

Selain alergi dan PCOS, penyebab keputihan berlebihan yang tidak normal lainnya adalah infeksi jamur. Adapun jamur yang dimaksud adalah jamur Candida yang dalam hal ini berkembang biak dengan tidak terkendali. Selain keputihan berlebihan, ciri lainnya dari infeksi jamur ini adalah tekstur keputihan yang tebal namun cair, vagina yang gatal dan memerah, serta timbul nyeri ketika kencing dan berhubungan seksual.

Nah demikianlah penjelasan mengenai penyebab keputihan berlebihan pada wanita. Pada akhirnya, dapat disimpulkan bahwa kondisi ini tidak selamanya perlu dikhawatirkan, namun juga tidak bisa sepenuhnya diabaikan. Segera periksakan diri jika Anda mengalami kondisi keputihan yang tidak normal, agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi lewat video call langsung dengan dokter terkait di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Playstore.

Referensi

Johnson, Traci C. 2020. Vaginal Discharge: What’s Abnormal?. https://www.webmd.com/women/guide/vaginal-discharge-whats-abnormal

Sutter Health. Vaginal Discharge. https://www.sutterhealth.org/health/teens/female/vaginal-discharge

Bagikan artikel ini