Bantuan

Inilah Cara Merawat Hernia pada Anak

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 20 Nov 2021

Bagikan

Inilah Cara Merawat Hernia pada Anak

Hernia pada anak atau bayi merupakan masalah kesehatan yang rentan muncul. Apa itu hernia? hernia adalah benjolan lunak pada bagian bawah kulit, yang mana muncul karena jaringan tubuh atau organ mendorong otot lemah. Jenis hernia pada anak yang biasa muncul adalah hernia inguinalis, yang mana muncul di selangkangan. Juga hernia umbilikalis yang bisa muncul disekitar pusar. Hernia inguinalis merupakan kondisi dimana menurunnya isi rongga perut seperti ke arah area inguinal atau selangkangan. Di Indonesia, kondisi ini banyak orang sebut sebagai turun berok. Mengapa hernia inguinal bisa terjadi? Ini dikarenakan adanya bagian yang lemah, pada saluran inguinal kiri atau kanan. Perlu Anda ketahui bahwa hernia ini biasanya tidak membahayakan jiwa. Namun, jangan anggap remeh kondisi ini, karena mungkin akan memicu komplikasi serius jika tidak ditangani medis. Hernia inguinal juga tidak dapat sembuh sendiri. 

Hernia inguinal pada anak dan bayi, diakibatkan lemahnya dinding perut yang muncul saat lahir. Kadang hernia juga akan terlihat saat anak menangis, mengejan saat buang air besar, dan batuk. Pada bayi yang mengalami kondisi ini, maka biasanya akan merasa gelisah dan kurang nafsu makan, sedangkan pada anak, hernia akan terlihat lebih jelas saat batuk, saat berdiri dalam waktu yang lama, atau mengejan saat buang air besar. Jenis hernia inguinal adalah seperti di bawah ini:

  1. Inguinal indirek, jenis ini disebutkan menjadi jenis yang paling sering terjadi. Jenis hernia ini bisa terjadi pada siapapun, namun paling sering terjadi pada bayi dengan kondisi prematur. Sebelum celah antara rongga perut dan selangkangan menutup.

  2. Inguinal direk, jenis ini disebutkan sering terjadi pada orang dewasa, yang mana semakin bertambah tuanya usia. Hernia inguinal direk, sering terjadi pada pria dibandingkan pada wanita. 

  3. Inguinal inkarserata, jenis hernia ini muncul saat jaringan usus terperangkap, dalam celah hernia. Dimana tidak dapat didorong kembali ke rongga perut.

  4. Inguinal strangulata, jenis hernia adalah kondisi dimana aliran darah ke usus berkurang, juga atau berhenti karena terjepit di celah hernia. Jika dibiarkan maka hernia ini dapat menyebabkan kematian jaringan usus.

 

Gejala hernia pada anak

Dikatakan bahwa anak lakiā€laki, memiliki enam kali kemungkinan lebih untuk mengalami hernia, daripada anak perempuan. Banyaknya kasus hernia pada anak dapat disadari oleh orang tua, yang memperhatikan tonjolan. Juga dapat oleh dokter yang mana selama pemeriksaan fisik rutin. Lalu gejala apa saja yang ditimbulkan hernia pada anak? simak di bawah ini:

  1. Adanya benjolan pada selangkangan sekitar dekat paha

  2. Anak yang menangis terus menerus, terutama hernia pada bayi 

  3. Merasakan nyeri dan ada sesuatu agak lembut 

  4. Saat anak berdiri atau mengejan, terlihat benjolan yang lebih besar. Mengejan adalah seperti batuk atau menangis.

Cara merawat atau mengatasi hernia pada anak

Tentu saja hernia pada anak, perlu untuk diatasi. Dimana cara paling sering dilakukan adalah dengan pembedahan, ini untuk menghindari komplikasi seperti tercekik. Dimana sebagian usus terperangkap didalam hernia, maka dari itu, memutus suplai darah ke usus tersebut. Sering kali terjadi anak yang lebih tua mengalami hernia. Dimana sebenarnya telah memiliki kelemahan otot atau jaringan perut sejak lahir. Anda tak perlu khawatir karena hernia sering kali terjadi dan mudah untuk diobati. Tanpa efek kesehatan dalam jangka panjang yang merugikan. Salah satu cara mengatasi hernia pada anak yang dapat Anda lakukan adalah menggunakan lidah buaya, Anda dapat mengatasi hernia pada anak dengan menggunakan lidah buaya. Anda dapat mengektrak jus lidah buaya, lalu tambahkan ke makanan yang telah disiapkan. Ini bisa Anda lakukan pada anak yang sudah lebih besar. Namun, bila anak berusia di bawah 6 bulan, maka Anda dapat memberinya beberapa sendok teh. Dengan catatan, Anda terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter terkait. Selain itu cara lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan memberi minum yang cukup, mengonsumsi buah beri dan mengonsumsi sayuran hijau.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Tag :
Bagikan artikel ini