Bantuan

7 Jenis Vaksin Covid yang Akan Digunakan di Indonesia, Apa Saja?

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 05 Jul 2021

Bagikan

7 Jenis Vaksin Covid yang Akan Digunakan di Indonesia, Apa Saja?

Demi menanggulangi pandemi COVID-19, pemerintah Indonesia melaluiMenteri Kesehatan menyelenggarakan vaksinasi gratis untuk memutus rantaipenyebaran virus. Dalam hal ini, kemudian dibuatlah surat keputusan untukmenetapkan jenis vaksin covid yang akan digunakan, yakni Keputusan MenteriKesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.01/MENKES/12758/2020 tentang PenetapanJenis Vaksin Untuk Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).


Berdasarkan surat keputusan yang disahkan oleh Menteri Kesehatan Indonesia,Budi G. Sadikin pada tanggal 20 Desember 2020 tersebut, ada beberapa jenisvaksin COVID-19 yang akan digunakan, yakni vaksin PT Bio Farma (Persero),AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm),Moderna, Novavax Inc, Pfizer Inc. and BioNTech, serta Sinovac Life SciencesCo., Ltd. Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini adalah penjelasanmasing-masing jenis vaksin covid tersebut.

  • Vaksin PT Bio Farma (Persero)

Jenis vaksin covid yang pertama ialah vaksin yang diproduksi olehprodusen lokal, PT Bio Farma (Persero). Dalam hal ini, PT Bio Farma (Persero)bekerja sama dengan Lembaga Biomolekuler Eijkman dalam melakukan penelitian danpengembangan vaksin COVID-19. Selain itu, PT Bio Farma (Persero) dalam prosespengembangan vaksin ini juga telah mengantongi sertifikat dari Badan PengawasObat-obatan dan Makanan (BPOM) yang menyatakan bahwa pihaknya telah memilikifasilitas yang layak untuk memproduksi vaksin COVID-19.

  • Vaksin AstraZeneca

Vaksin AstraZeneca adalah jenis vaksin COVID-19 berikutnya yangdigunakan di Indonesia. Vaksin untuk virus COVID-19 ini ditemukan dandikembangkan oleh salah satu perusahaan farmasi di Inggris yang bekerja samadengan Oxford University, dan telah diakui oleh World Health Organization(WHO). Vaksin AstraZeneca ini terbuat dari virus yang telah dilemahkansebelumnya, yang pada akhirnya akan membuat daya tahan tubuh Anda semakinmeningkat ketika melawan virus COVID-19 yang asli. Efikasi vaksin ini sekitar70-75% dan telah digunakan di Eropa, Afrika, hingga negara-negara diAsia.

  • Vaksin Sinopharm

Vaksin Sinopharm (China National Pharmaceutical Group Corporation)merupakan jenis vaksin COVID-19 yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Cina,Chinese National Pharmaceutical Group. Hingga kini, vaksin Sinopharm telahmelewati 3 kali uji klinis di Uni Emirat Arab yang melibatkan sekitar 15.000orang yang disuntikkan dengan dua tipe vaksin. Hasilnya, vaksin ini kemudianmemiliki tingkat efikasi sebesar 79,34%. Untuk cara kerjanya sendiri, vaksinSinopharm berusaha memicu kekebalan tubuh manusia menggunakan virus yang telahdimatikan sebelumnya, agar dapat menghasilkan antibodi yang lebih kuat dalammelawan virus COVID-19.

  • Vaksin Moderna

Berasal dari Amerika Serikat, Vaksin Moderna merupakan jenis vaksin COVID-19berikutnya yang juga akan digunakan di Indonesia. Vaksin ini dibuat dengan caramenggunakan salah satu bagian genetik dari virus, dan kemudian bekerja dengancara mendorong sel-sel tubuh memproduksi protein yang memiliki karakteristikyang sama dengan virus COVID-19. Setelah itu, kemudian akan dihasilkan antibodiyang terlatih dalam melawan virus sebenarnya. Efikasi vaksin Moderna inisekitar 94,1%.

  • Vaksin Novavax 

Vaksin Novavax telah melalui uji klinis tahap pertama tanpa menimbulkanefek samping yang berarti, vaksin Novavax menjadi jenis vaksin COVID-19berikutnya yang akan digunakan di Indonesia. Cara kerja dari jenis vaksinNovavax pada dasarnya sama dengan Vaksin Moderna, yakni menggunakan proteinyang dibuat semirip mungkin dengan protein pada virus COVID-19. Vaksin yangtelah digunakan di Inggris, India, Meksiko, dan Afrika Selatan ini memilikitingkat efikasi 85% sampai 89%.

  • Vaksin Pfizer and BioNTech

Vaksin dari Pfizer and BioNTech ini adalah jenis vaksin COVID-19 pertamadi dunia yang dapat digunakan oleh masyarakat umum. Vaksin yang dihasilkan olehkolaborasi dari perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech dan perusahaan farmasiAmerika, Pfizer ini merupakan vaksin tipe mRNA atau tipe vaksin asam nukleat.Memiliki tingkat efikasi sekitar 95%, vaksin Pfizer and BioNTech ini telahmengantongi izin dari WHO dan telah didistristribusikan di Inggris, Australia,Amerika Serikat, Arab Saudi, Israel, Singapura, Malaysia, dan lain-lain.

  • Vaksin Sinovac

Jenis vaksin berikutnya ini diproduksi oleh perusahaan biofarmasi Cina,Sinovac BioTech. Vaksin yang juga disebut sebagai CoronaVac ini merupakan tipevaksin virus utuh (whole virus) yang menggunakan virus COVID-19 yang sudahtidak aktif. Virus ini kemudian akan memicu pembentukan kekebalan dalam tubuhmanusia. Efikasi vaksin ini pada dasarnya berbeda-beda, di Brazil tingkatefikasi ini berada pada kisaran angka 50,65%, di Indonesia sekitar 65,3%,sedangkan di Turki angka ini jauh lebih tinggi yakni mencapai 91,25%.


Itulah dia ketujuh jenis vaksin COVID-19 yangdigunakan di Indonesia. Semua jenis vaksin tersebut telah terbuktiefektivitasnya dalam mencegah COVID-19, dan sudah tidak perlu diragukan lagikeamanannya. 

 

Referensi :

  • Nafizahni, Mike. 2021. Types of Covid-19Vaccines: What Are The Differences?.https://corona.jakarta.go.id/en/artikel/kenalan-dengan-vaksin-vaksin-covid-19-yuk
  • WHO. 2021. Indonesia received the first batch ofCOVID-19 vaccines from the COVAX Facility. https://www.who.int/indonesia/news/detail/09-03-2021-indonesia-received-the-first-batch-of-covid-19-vaccines-from-the-covax-facility
  • Handayani, Mery & Yudhistira Mahabarata.2020. Know The Six COVID-19 Vaccines That Will Circulate in Indonesia.https://voi.id/en/bernas/22143/know-the-six-covid-19-vaccines-that-will-circulate-in-indonesia
  • Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia NomorHK.01.01/MENKES/12758/2020 tentang Penetapan Jenis Vaksin Untuk PelaksanaanVaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) 
Bagikan artikel ini