Seluk Beluk Gejala Tipes, Ada yang Ringan dan Parah!

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 25 Mar 2022

Bagikan

gejala tipes

Sudahkah Anda mengetahui apa saja gejala tipes? Tipes merupakan salah satu penyakit yang telah umum terjadi di Indonesia. Penyakit ini dapat menyerang siapapun, baik pria, wanita, anak-anak hingga orang dewasa. Apabila kondisi ini disepelekan, maka dapat menyebabkan hal yang parah. 

Penyakit tipes merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Penyebab penularan bakteri ini yaitu karena makanan dan minuman yang dikonsumsi tidak bersih. Pada umumnya, penularan terjadi ketika juru masak tidak bersih mencuci tangan, sehingga bakteri yang ada di tangannya berpindah ke makan yang ia hidangkan. 

Ketika Anda mengonsumsi makanan dan minuman yang telah terkontaminasi tersebut, maka bakteri dapat masuk ke dalam tubuh kemudian menginfeksi Anda. Pada umumnya, gejala tipes akan muncul setelah 7 hingga 14 hari Anda terpapar bakteri Salmonella typhi. 

Gejala Tipes

Karena tipes merupakan penyakit yang tidak dapat disepelekan, maka Anda harus memerhatikan gejala-gejala yang muncul. Ketika Anda merasakan gejala-gejala tipes maka segeralah untuk mengobatinya sebelum terjadi hal yang lebih buruk. Lantas, apa saja gejala tipes tersebut? Berikut ini akan dijelaskan beberapa gejala tipes mulai dari ringan hingga parah. 

  1. Demam

Gejala tipes yang paling ringan biasanya yaitu demam. Kondisi ini terjadi karena adanya  peradangan pada tubuh yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Perbedaan demam biasa dengan demam tipes yaitu terletak dari durasi demam tersebut. Demam biasa hanya akan terjadi dalam 2 hingga 3 hari kemudian reda, sedangkan demam tipes semakin hari semakin parah. 

  1. Berkeringat

Gejala tipes yang selanjutnya masih berkaitan dengan gejala yang sebelumnya. Ketika Anda demam, maka suhu tubuh akan mengalami peningkatan sehingga Anda merasa panas. Sebagai respons tubuh untuk mengeluarkan panas, maka otak akan memerintahkan kelenjar keringat untuk mengeluarkan cairan agar suhu tubuh kembali normal. 

  1. Gangguan pencernaan

Pada dasarnya, tipes merupakan penyakit yang menyerang pencernaan. Jadi tidak heran jika salah satu gejala yang muncul ketika tipes yaitu gangguan pencernaan. Pada orang dewasa, gangguan pencernaan yang sering terjadi yaitu sembelit, sedangkan untuk anak-anak sering terjadi diare. Kondisi ini disebabkan karena usus yang terinfeksi akan mengalami perlambatan pergerakan. Sehingga kotoran di dalam usus sulit untuk keluar. 

  1. Sakit perut

Selama infeksi menyerang sistem pencernaan, maka perut akan terasa sakit. Hal ini terjadi karena, otot usus mengalami kontraksi untuk mengeluarkan  feses. Selama proses ini berlangsung, Anda akan merasa mulas dan kram perut. Pada umumnya, gejala ini akan muncul setelah 8 hingga 72 jam Anda terpapar bakteri Salmonella typhi.

  1. Perdarahan dalam

Gejala tipes yang selanjutnya merupakan  gejala yang sudah parah dan jauh lebih serius yaitu usus yang mengalami perdarahan sehingga berlubang. Pada awalnya, kondisi ini akan ditandai dengan gejala berupa sulit bernapas, muntah darah, jantung berdetak tidak teratur, dan BAB berwarna gelap.  Kondisi ini akan menyebabkan isi usus bocor ke rongga perut sehingga menyebabkan infeksi. 

  1. Gangguan pernapasan

Tipes tidak hanya dapat menyerang sistem pencernaan, namun juga bisa menyerang sistem pernapasan. Bakteri penyebab tipes dapat menginfeksi saluran pernapasan sehingga menyebabkan terjadinya pneumonia. Sebelum kondisi ini terjadi, biasanya akan dimulai dengan sakit kepala, merasa lelah, berkeringat terus menerus, dan demam. 

  1. Gangguan fungsi jantung

Gejala tipes yang perlu Anda ketahui terakhir yaitu gangguan fungsi jantung. Ketika tipes sudah semakin parah, maka jantung bisa ikut menjadi imbasnya. Bahkan tipes yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan terjadinya peradangan otot jantung bahkan gagal jantung. Pada umumnya, kondisi ini akan didahului dengan tanda-tanda berupa demam, nyeri otot, sulit bernapas, kelelahan, kepala terasa ringan, hingga nyeri bagian dada. 

Nah, itulah dia beberapa gejala tipes dari yang ringan hingga yang parah. Apabila Anda merasakan gejala tipes, maka segeralah untuk memeriksakannya ke dokter, sebelum mengalami kondisi yang lebih buruk lagi. Selain itu, Anda juga bisa melakukan langkah pencegahan dengan selalu mencuci tangan menggunakan  sabun di air mengalir agar bakteri dapat hilang. 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: Jauhi Pantangan Sakit Tipes Ini agar Tidak Semakin Parah

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Umum

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang
Referensi

Mayo Clinic. 2020. Typhoid fever. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/typhoid-fever/symptoms-causes/syc-20378661

NHS. 2021. Complications -Typhoid fever. https://www.nhs.uk/conditions/typhoid-fever/complications/

Healthline. 2019. Typhus. https://www.healthline.com/health/typhus#diagnosis

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Umum

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang