Bantuan
Free Tele x

Reaksi yang Timbul setelah Pemakaian Produk Tertentu, Penyebab Purging adalah?

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 22 Mar 2022

Bagikan

purging

Pernahkah Anda mengalami reaksi pada wajah yang disebut sebagai purging? Sebenarnya apa yang dimaksud dengan purging? Purging adalah suatu reaksi yang terjadi pada kulit dan menyebabkan terjadinya kondisi kulit yang penuh dengan berbagai jenis jerawat. Reaksi purging ini dapat disebabkan oleh banyak hal, namun yang paling utama adalah karena penggunaan produk skincare baru. 

Purging sendiri merupakan proses di mana kulit berusaha melakukan penyesuaian terhadap produk dengan cara membersihkan sel kulit mati. Nantinya, sel kulit mati tersebut akan tergantikan dengan sel kulit baru, sehingga secara keseluruhan kulit wajah akan tampak lebih sehat dari sebelumnya. 

Proses terjadinya purging

Sebelumnya telah dikatakan bahwa purging membuat sel kulit baru yang lebih sehat, muncul ke permukaan. Namun, pada saat naiknya sel kulit baru ke permukaan ini, zat lainnya juga akan ikut bermunculan terlebih dahulu. Sebagai contoh adalah minyak alami kulit yang dalam hal ini dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan pori-pori.

Ketika terjadi penyumbatan pori-pori inilah kemudian timbul berbagai jenis jerawat yang berbeda-beda, baik itu blackhead atau komedo terbuka, whitehead atau komedo tertutup, jerawat pustula, jerawat papula, ataupun jerawat batu. Biasanya, jerawat-jerawat yang timbul pada saat purging ini akan terasa sakit begitu disentuh. Selain itu, kulit kering dan terkelupas juga bisa menjadi penanda terjadinya purging.

Penyebab purging

Secara umum, penyebab purging adalah penggunaan produk skincare dengan kandungan bahan aktif, seperti retinoid. Dalam hal ini, retinoid sendiri merupakan senyawa turunan vitamin A. Alpha hydroxy acid (AHA) dan beta hydroxy acid (BHA) juga dapat menjadi penyebab purging. Kandungan AHA BHA ini umumnya ditemukan dalam bentuk asam salisilat, asam glikolat, hingga asam azelaic. Tidak hanya itu saja, bahan aktif lainnya seperti benzoil peroksida, tazarotene, vitamin C, dan lactic acid juga dapat menjadi penyebab terjadinya purging.

Tidak hanya bahan aktif yang terkandung dalam produk skincare saja, penggunaan bahan aktif dalam prosedur medis tertentu juga dapat menyebabkan terjadinya purging. Adapun beberapa tindakan tersebut di antaranya adalah mikrodermabrasi, tindakan laser, hingga chemical peeling.

Kandungan-kandungan bahan aktif yang terdapat dalam skincare dan digunakan dalam berbagai tindakan medis ini, memiliki sifat yang dapat membuat lapisan kulit atas terkelupas. Fungsinya tak lain dan tak bukan adalah untuk membersihkan sekaligus mengangkat minyak serta kotoran yang berada di permukaan kulit. 

Perbedaan purging dan breakout

Banyak yang salah mengartikan ciri-ciri purging sebagai breakout, dan begitupun sebaliknya. Padahal, keduanya merupakan reaksi yang tidak sama dan memiliki beberapa perbedaan. Perbedaan utama keduanya terletak pada penyebab, lokasi dan lama munculnya jerawat, hingga ada atau tidaknya bekas jerawat.

Dari segi penyebabnya, breakout pada umumnya disebabkan oleh ketidakcocokan dengan produk tertentu. Hal ini tentu tidak sama dengan purging yang disebabkan oleh proses penyesuaian dengan produk baru.

Adapun dari letak dan lama timbulnya jerawat, purging juga berbeda dengan breakout. Purging dalam hal ini biasa timbul pada area kulit yang memang kerap ditumbuhi jerawat, sedangkan breakout dapat terjadi di bagian kulit wajah manapun, bahkan di seluruh area wajah Anda. Lama waktu purging juga pada umumnya lebih cepat jika dibandingkan dengan lama waktu breakout.

Jika dilihat dari ada atau tidaknya bekas jerawat, purging-lah yang paling jarang meninggalkan bekas di kulit. Hal ini berbeda dengan breakout yang biasanya dapat meninggalkan bekas, terutama apabila breakout yang dialami terbilang cukup parah. 

Nah demikianlah penjelasan singkat mengenai purging dan penyebabnya. Untuk dapat mempercepat prosesnya ataupun meminimalisir risiko terjadinya, ada baiknya Anda menerapkan beberapa tips selama purging. Adapun tips ketika purging adalah dengan menggunakan skincare secara bertahap, menghindari kebiasaan menyentuh atau memencet jerawat, hingga tidak melupakan penggunaan tabir surya. 

Akhir kata, meskipun purging menimbulkan reaksi yang tidak menyenangkan, dengan jerawat-jerawat yang timbul, namun sebenarnya hasil akhir dari purging ini cenderung menggembirakan. Untuk itu, janganlah berkecil hati, terlebih lagi jika mengingat fakta bahwa purging ini belum tentu dialami oleh semua orang.

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca Juga: kenali 3 Langkah Skincare yang Paling Penting

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Kulit dan Kelamin

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang
Referensi

Krishna. 2020. Skin Purging: Getting Through The Bad Before The Good. https://www.dearbrightly.com/blog/skin-purging/

Yarbrough, Jessica L. 2019. The Secrets to Deciphering - and Stopping - Skin Purging. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/skin-purging

Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Kulit dan Kelamin

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang

Subscribe newsletter kami!

Dapatkan informasi kesehatan terkini dan promo dari kami