Bantuan
Free Tele x

Menjaga Kesehatan Jantung dengan Bawang Putih

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 16 Feb 2021

Bagikan

Menjaga Kesehatan Jantung dengan Bawang Putih

Siapa yang tidak kenal dengan bawang putih. Bawang putih merupakan bahan masakan yang sangat sering digunakan, apalagi pada berbagai jenis masakan Indonesia. Selain memberi rasa yang enak, ternyata bawang putih memiliki banyak sekali manfaat, lho!

Tahukah kamu bawang putih ternyata baik untuk menjaga kesehatan jantung? Tak hanya untuk jantung, banyak manfaat lain yang dihasilkan bawang putih. Sebelum tahu apa saja manfaat bawang putih, yuk simak informasi terkait bawang putih di bawah ini!

Bawang Putih

Bawang putih, dengan nama Latin Allium sativum L, merupakan salah satu rempah yang tumbuh di berbagai penjuru dunia. Selain digunakan sebagai penyedap makanan, ternyata bawang putih sudah digunakan untuk obat-obatan alami di berbagai daerah di dunia, lho! Contohnya, bawang putih diketahui pernah digunakan untuk mengobati tifus, disentri, kolera, hingga influenza.

Kandungan Bawang Putih

Bawang putih tergolong sebagai rempah-rempah yang sangat fungsional karena mengandung beragam konstituen nutrisional. Bawang putih mengandung tinggi kalium, zink, dan sulfur, kandungan selenium, kalsium, magnesium, mangan, zat besi sedang, serta sedikit natrium. Selain itu, bawang putih mengandung vitamin A, vitamin C, dan vitamin B kompleks. 

Beberapa waktu terakhir, bawang putih diketahui mengandung berbagai komponen bioaktif yang sangat bermanfaat dalam kesehatan, terutama polifenol, flavonoid, flavanol, tanin, saponin, dan berbagai macam komponen bioaktif lainya. Terdapat lebih dari 20 macam polifenol dan 17 macam asam amino dalam bawang putih. Namun, beberapa komponen bioaktif dalam bawang putih ini hanya berada dalam kondisi utuh dan akan hilang ketika sudah diolah.

Manfaat bawang putih terhadap berbagai penyakit kardiovaskuler

Studi menemukan bahwa bawang putih dapat menurunkan sedikit tekanan darah, baik tekanan sistol maupun diastol. Beberapa studi mengungkapkan bahwa bawang putih dapat menurunkan tekanan darah pada 80% pasien. Bahkan ada pula yang menemukan bahwa pemberian bawang putih dapat menurunkan tekanan darah hingga 12 mmHg.

Selain menurunkan tekanan darah, ternyata bawang putih juga dapat menurunkan kolesterol secara signifikan. Seperti yang kita ketahui, kolesterol yang tinggi dapat membahayakan jantung dan menyebabkan penyakit seperti stroke dan penyakit jantung koroner. Diketahui bahwa bawang putih dapat menurunkan serum kolesterol, trigliserida, dan LDL, meskipun tidak berpengaruh terhadap HDL.

Manfaat bawang putih lainnya adalah meningkatkan aktivitas fibrinolitik. Fibrinolitik merupakan salah satu target pengobatan pada penyakit jantung koroner. Tujuan dari fibrinolitik adalah menghancurkan fibrin yang dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah jantung.

Bawang putih juga dapat mencegah terbentuknya trombosis. Trombosis merupakan plak kolesterol yang terbentuk pada pembuluh darah yang kemudian mengalir dan dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah lain seperti pada pembuluh darah otak yang menyebabkan stroke. 

Manfaat lain bawang putih

Selain bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, bawang putih masih memiliki banyak sekali manfaat lain. Bawang putih dapat menurunkan kadar gula darah yang bermanfaat pada penderita diabetes, mencegah terbentuknya perlemakan hati, hingga menurunkan risiko terjadinya kanker prostat pada pria.

Berapa banyak bawang putih yang perlu dikonsumsi untuk mendapatkan manfaat tersebut?

Meskipun bawang putih sudah terbukti dapat memberikan berbagai macam manfaat, perlu jumlah tertentu untuk mendapatkan manfaat tersebut. Untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner, studi menganjurkan mengonsumsi bubuk bawang putih sebanyak 300 mg sehari selama 2 tahun. 

Untuk mendapatkan manfaat lain, studi menemukan bahwa butuh dosis yang berbeda. Contohnya untuk menurunkan tekanan darah, jumlah bawang putih yang perlu dikonsumsi sebesar 300 hingga 1500mg. Untuk menurunkan kadar kolesterol, butuh lebih banyak bawang putih, yaitu sebesar 1000–7200mg.

Bawang putih sudah terbukti bermanfaat untuk berbagai macam penyakit, terutama untuk jantung dan pembuluh darah. Menambah bahan masakan dengan bawang putih lebih banyak dapat memberikan manfaat tersebut. Namun, jangan lupa tetap mengonsumsi rempah-rempah atau bahan makanan lain yang tidak kalah sehat untuk saling melengkapi manfaat satu dengan yang lain.

Referensi:

  1. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-300/garlic
  2. Bayan L, Koulivand PH, Gorji A. Garlic: a review of potential therapeutic effects. Avicenna J Phytomed. 2014 Jan-Feb; 4(1): 1–14.
Bagikan artikel ini