Mengenal Cara Vaksinasi Melawan COVID-19

28 Jan 2021 • Tips Kesehatan

Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang besar dalam kehidupan. Selain penularan COVID-19 yang begitu mudah, belum ditemukannya obat yang terbukti ampuh menjadi faktor lain yang menyebabkan pandemi ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berakhir.

Saat ini, cara yang dinilai ampuh untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 adalah dengan melakukan vaksinasi pada orang-orang yang belum pernah terserang COVID-19.

Apa itu vaksin?

Vaksin merupakan kata yang sudah cukup familiar pada masyarakat. Vaksin merupakan zat yang berisi bagian dari mikroorganisme tertentu yang sudah dilemahkan yang akan dimasukan ke dalam tubuh. 

Tujuan vaksinasi

Tujuan dari vaksinasi adalah merangsang tubuh untuk membuat sistem pertahanan berupa antibodi terhadap mikroorganisme tersebut supaya ketika mikroorganisme yang sebenarnya berusaha menyerang tubuh.

Tubuh sudah siap dan memiliki pertahanan untuk melawan mikroorganisme tersebut. Namun, vaksinasi hanya efektif terhadap mikroorganisme spesifik sesuai dengan kandungan isi vaksin tersebut. 

Antibodi dan Antigen

Antigen merupakan zat yang berasal dari mikroorganisme. Oleh karena itu, antigen dapat digunakan sebagai pendeteksi seseorang sedang terinfeksi mikroorganisme tersebut.

Ketika tubuh terpapar dengan antigen, tubuh kita akan merespon dengan membentuk antibodi yang berusaha untuk melawan antigen tersebut.

Dengan vaksinasi, tubuh dapat membentuk antibodi terlebih dahulu tanpa perlu terinfeksi mikroorganisme tersebut. Berbeda dengan obat, vaksinasi tidak dapat menyembuhkan orang yang sedang terinfeksi, vaksinasi hanya dapat mencegah orang dari penyakit. 

Membentuk herd immunity

Ketika sekelompok masyarakat sudah memiliki imunitas terhadap penyakit, termasuk COVID-19, penularan penyakit tersebut akan terhenti dan penyakit tersebut secara lama-kelamaan akan menghilang.

Imunitas yang dimiliki masyarakat tersebut dikenal dengan Herd Immunity. Herd Immunity inilah yang dicoba dicapai pemerintah untuk menuntaskan pandemi COVID-19 ini.

Berkaca pada Flu Spanyol

Sebelum pandemi COVID-19, dunia sudah pernah merasakan pandemi serupa sebelumnya. Pada tahun 1918 hingga 1919, terjadi pandemi Flu Spanyol yang menginfeksi 500 juta orang dan merenggut paling tidak 50 juta nyawa.

Serupa pada kondisi sekarang, saat itu belum ditemukannya obat yang ampuh untuk mengatasi flu tersebut. Namun, terdapat perbedaan, yaitu belum berkembangnya pengetahuan dunia kesehatan saat itu dan dunia kesehatan masih belum mengenal vaksin.

Memang, pandemi tersebut akhirnya selesai, namun dengan korban yang begitu banyak. Pandemi flu spanyol berakhir akibat sudah terlalu banyak orang yang terinfeksi dan membentuk Herd Immunity sehingga penyakit tersebut tidak lagi menular.

Oleh karena itu, saat ini dunia kesehatan berusaha mencegah pandemi tersebut terulang kembali dengan membentuk vaksin.

Berbagai jenis vaksin lain

Vaksin bukan merupakan sebuah hal baru di Indonesia. Kebanyakan anak pernah mendapatkan vaksinasi saat kecil sesuai dengan jadwal imunisasi yang sudah dibuat oleh pemerintah.

Vaksinasi yang paling pertama dikenal di Indonesia adalah imunisasi cacar, lalu ada imunisasi polio, hingga imunisasi toksoid.

Pentingnya vaksinasi COVID-19

Hingga saat ini, pasien yang dinyatakan positif COVID-19 sudah sangat banyak. Memang, sebagian pasien positif COVID-19 terlihat tidak memiliki keluhan dan bahkan terlihat sangat sehat.

Apabila melihat kelompok yang dikenal dengan Orang Tanpa Gejala (OTG), COVID-19 seolah-olah tidak berbahaya dan vaksinasi seperti tidak diperlukan. Namun, kita tidak dapat menutup mata pada orang-orang yang meninggal akibat COVID-19.

Meskipun tidak sedikit pasien meninggal yang memiliki komorbid, COVID-19 berperan dalam perburukan kondisi pasien tersebut.

Vaksinasi mungkin seperti tidak berguna pada orang-orang muda dan sehat. Namun, apabila orang-orang tersebut tidak diberikan vaksinasi, mereka masih dapat menularkan COVID-19 ini pada kelompok rentan dan membahayakan nyawa orang-orang dalam kelompok rentan tersebut.

Pemerintah dan seluruh tenaga medis sudah berupaya dengan keras untuk mengakhiri pandemi COVID-19 ini. Tentu kita juga ingin pandemi ini cepat berlalu agar kita dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan normal kembali. Marilah membantu dunia untuk mengakhiri pandemi ini dengan menerima vaksinasi.

Referensi:

  1. https://time.com/5894403/how-the-1918-flu-pandemic-ended/
  2. FAQ Seputar Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.