Pemeriksaan Mammografi untuk Deteksi Kanker Payudara

Ditinjau oleh dr. Juliana Ng • 06 Oct 2022

Bagikan

Pemeriksaan Mammografi untuk Deteksi Kanker Payudara

Mammogram atau mammografi adalah foto rontgen payudara untuk melihat perubahan pada jaringan payudara. Mammografi dapat digunakan baik untuk skrining kanker payudara atau untuk tujuan diagnostik, seperti untuk menyelidiki gejala atau temuan yang tidak biasa pada tes pencitraan lain.

 

Dokter menggunakan mammogram untuk mencari tanda-tanda awal kanker payudara. Mammogram teratur adalah tes terbaik yang harus dilakukan dokter untuk menemukan kanker payudara sejak dini, terkadang hingga tiga tahun sebelum Anda merasakan adanya benjolan.

 

Apa fungsi mammografi?

Mammografi seringkali dapat menunjukkan area abnormal pada payudara. Perubahan yang tampak pada payudara meliputi:

  1. Kalsifikasi (akibat proses penuaan)

  2. Massa (tumor atau kista)

  3. Asimetri (perbedaan densitas payudara dibandingkan dengan payudara sebelah)

  4. Distorsi (perubahan corak tanpa adanya massa)

 

Meskipun mammografi tidak dapat memastikan area pada payudara bersifat kanker, pemeriksaan ini dapat membantu dokter untuk menentukan pemeriksaan lanjutan lainnya seperti biopsi payudara.

Apa risiko mammografi?

Paparan radiasi dosis rendah

Mammografi menggunakan radiasi sinar X dengan dosis yang sangat rendah, dan bagi kebanyakan orang manfaat mammogram biasa lebih besar daripada risiko yang ditimbulkan oleh jumlah radiasi ini. 

Apa pemeriksaan lanjutan setelah mammografi?

Jika sesuatu yang tidak normal terdeteksi pada mammogram Anda, Anda mungkin memerlukan tes lain. Ini mungkin termasuk pemeriksaan pencitraan tambahan seperti ultrasound, dan prosedur (biopsi) untuk mengambil sampel jaringan payudara untuk pengujian laboratorium. Namun, sebagian besar temuan yang terdeteksi pada mammografi bukanlah kanker. Jika hasil mammografi Anda mendeteksi sesuatu yang tidak biasa, dokter radiologi akan membandingkannya dengan mammografi sebelumnya.

Baca juga: Mengenal Apa itu PET (Positron Emission Tomography) Scan

Apa kekurangan mammografi?

Mammografi tidak dapat mendeteksi semua kanker. Beberapa kanker yang terdeteksi dengan pemeriksaan fisik mungkin tidak terlihat pada mammogram. Kanker mungkin terlewatkan jika terlalu kecil atau terletak di area yang sulit dilihat dengan mammografi, seperti ketiak Anda. 

 

Tidak semua kanker yang ditemukan dengan mammografi dapat disembuhkan. Beberapa kanker payudara bersifat agresif, tumbuh dengan cepat dan cepat menyebar ke bagian tubuh lainnya.

 

Apa persiapan pemeriksaan mammografi?

Sebelum mammografi

  • Jadwalkan mammografi saat payudara Anda terasa lunak dan tidak membengkak, yaitu umumnya satu minggu setelah hari pertama menstruasi. 

  • Bawa hasil pemeriksaan mammografi sebelumnya ke tempat Anda periksa

  • Hindari penggunaan deodoran, bedak, losion, krim atau parfum sebelum melakukan mammografi. Partikel logam dalam bedak dan deodoran dapat terlihat pada mammografi.

Saat melakukan mammografi

Anda akan diminta untuk melepaskan perhiasan, jam tangan, sabuk, dan mengenakan pakaian. Anda berdiri di depan mesin sinar X untuk mammografi, satu payudara diletakkan di atas permukaan plastik bening yang keras, kemudian payudara Anda ditekan untuk menyebarkan jaringan payudara.

Tekanan tidak berbahaya, tetapi dapat timbul rasa tidak nyaman. Selama pengambilan gambar mammografi, Anda akan diminta untuk berdiri diam dan menahan napas. Sinar X menangkap gambar hitam putih yang ditampilkan di layar komputer dan diperiksa apakah ada perubahan dari jaringan sehat. 

Setelah pemeriksaan

Setelah gambar dibuat dari kedua payudara Anda, Anda mungkin diminta untuk menunggu sementara teknisi Anda memeriksa kualitas gambar. Jika gambaran tidak memadai karena alasan teknis, Anda mungkin harus mengulang sebagian pemeriksaan. Seluruh prosedur biasanya memakan waktu kurang dari 30 menit. Setelah itu, Anda boleh berpakaian dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.

 

Mammografi dapat mendeteksi kanker payudara sebelum menyebabkan tanda dan gejala. Mammogram telah terbukti mengurangi risiko kematian akibat kanker payudara. Meskipun mammografi mungkin tidak dapat mendeteksi kelainan pada payudara, pemeriksaan secara berkala tetap dianjurkan untuk mendeteksi dini kanker payudara dan menurunkan angka kematian akibat kanker payudara. 

 

Demikian informasi mengenai pemeriksaan mammografi untuk deteksi kanker payudara yang dapat tim aido sampaikan, semoga bermanfaat.

Memiliki pertanyaan? Anda bisa berkonsultasi video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Baca juga: Gejala dan Pengobatan Tumor Ganas (Malignant)

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Bedah

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang
Tag :
Bagikan artikel ini    

Ingin penjelasan lebih detail oleh dokter? Pesan konsultasi sekarang!

Doctor

Spesialis Bedah

Mulai dari IDR 150.000

Pesan Sekarang