Lawan Pandemi dengan Protokol Kesehatan 5M

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 11 May 2021

Bagikan

Lawan Pandemi dengan Protokol Kesehatan 5M

Pandemi Covid-19 Indonesia tampak belum mereda sejak setahun berlalu. Akan tetapi, kasus positif di Indonesia belum menunjukkan penurunan secara signifikan. Berdasarkan data pada website khusus Satgas Tugas Penanganan Covid-19, kasus p­­ositif di Indonesia telah mencapai lebih dari satu juta kasus per 27 Maret 2021. Melihat hal tersebut, pemerintah berkolaborasi dengan musisi nasional, Padi Reborn, melakukan kampanye dengan tagar #ingatpesanibu yang berisi pesan mengenai 3M.


Protokol kesehatan 5M

Kampanye protokol kesehatan 3M merupakan salah satu usaha pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. Protokol kesehatan yang disebarkan melalui tagar #ingatpesanibu ini memiliki nilai-nilai perilaku disiplin yang harus diterapkan dan dibiasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di tengah pandemi ini.

Meski begitu, melihat keadaan pandemi yang tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan serta kemampuan virus untuk bermutasi, pemerintah menyatakan bahwa upaya 3M saja tidak cukup untuk menekan angka kasus Covid-19. Diperlukan penerapan gerakan baru, yaitu protokol kesehatan 5M.


Memakai masker

Memakai masker menjadi poin nomor satu dalam protokol kesehatan 5M. Diperlukan tata cara yang tepat untuk dapat memaksimalkan fungsi dari masker yang kamu pakai. Berdasarkan WHO, terdapat enam hal yang harus diperhatikan saat memakai masker:

  • Cuci tangan menggunakan sabun sebelum memakai masker

  • Pastikan masker yang digunakan adalah masker bersih dan tidak rusak

  • Pastikan masker menutup sempurna area hidung, mulut, dan dagu

  • Jangan sentuh bagian depan masker saat dipakai

  • Usai memakai masker, lepas masker dari sisi tali belakang dan jangan lupa mencuci tangan dengan sabun

  • Cuci masker kain setiap hari menggunakan deterjen usai dipakai

 

Mencuci tangan

Mencuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer merupakah suatu kebiasaan baru di saat pandemi ini. Berdasarkan WHO, mencuci tangan selalu menjadi salah satu cara paling efektif untuk terhindar dari penyakit, salah satunya Covid-19. Dengan kondisi pandemi yang berlangsung cukup lama ini, mencuci tangan harus terintegrasi dalam rutinitas kehidupan sehari-hari sebagai salah satu cara untuk menekan angka kasus Covid-19.

Meski telah rutin mencuci tangan, penyakit dan kotoran masih dapat berada di tangan kamu apabila langkah-langkah yang dilakukan terlalu cepat dan tidak sesuai. Oleh sebab itu, WHO telah menuliskan beberapa langkah mencuci tangan yang efektif membunuh kuman:

  • Basahi tangan dengan air

  • Ambil sabun secukupnya

  • Gosok kedua kelapak tangan hingga terbalur dengan sabun

  • Gosok punggung tangan dan sela-sela jari dengan tangan kiri dan lakukan sebaliknya

  • Gosok kedua kelapak yangan dan sela-sela jari

  • Gosok jari-jari sisi dalam kedua tangan hingga saling mengunci

  • Gosok ibu jari kiri dengan gerakan berputar delam genggaman tangan kanan dan lakukan sebaliknya

  • Gosok dengan gerakan memutar ujung jari-jari tangan kanan di telapak tangan dan sebaliknya

  • Bilas tangan dengan air bersih yang mengalir

  • Tutup keran dengan menggunakan siku

  • Keringkan tangan dengan handuk atau tisu sekali pakai

 

Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan

Menjaga jarak dan hindari kerumunan adalah hal yang harus dilakukan apabila kamu berada di luar rumah. Banyak dari pasien Covid-19 merupakan OTP atau Orang Tanpa Gejala di mana pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tetapi tidak menunjukkan gejala Covid-19 sama sekali. Oleh sebab itu, kamu tetap harus menjaga jarak dan hindari kerumunan saat berada di luar rumah karena bisa jadi ada pasien terinfeksi Covid-19 yang tidak menunjukkan gejala.

Baca Juga: 

Mengurangi mobilitas

Apabila tidak ada keperluan mendesak, dianjurkan untuk tetap berada di rumah. Meskipun kamu tidak ada gejala penyakit, belum tentu kamu pulang ke rumah dengan keadaan yang sama. Jalur penularan yang sangat mudah meningkatkan risiko tertular saat kamu berada di luar rumah. Oleh sebab itu, dalam keadaan pandemi ini masyarakat dianjurkan untuk tetap berada di dalam rumah jika tidak ada keperluan yang mengharuskan pergi ke luar rumah.

Cukup sekian informasi dari tim Aido, semoga bermanfaat. Simak juga artikel kesehatan lainnya hanya di Aido.

 

Referensi:       

  1. http://www.padk.kemkes.go.id/article/read/2021/02/01/46/5-m-dimasa-pandemi-covid-19-di-indonesia.html

  2. https://covid19.go.id/edukasi/masyarakat-umum/ingat-pesan-ibu-3m

  3. https://covid19.go.id/p/masyarakat-umum/cara-tepat-pakaimasker

  4. https://www.who.int/southeastasia/news/detail/15-10-2020-handwashing-an-effective-tool-to-prevent-covid-19-other-diseases

  5. https://www.who.int/gpsc/5may/How_To_HandWash_Poster.pdf

Bagikan artikel ini