Bantuan
Free Tele x

Jamur Enoki, Jamur Kecil dengan Sejuta Manfaat

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 21 Apr 2021

Bagikan

Siapa yang tidak kenal dengan jamur enoki? Jamur kecil dan panjang berwarna putih yang biasanya diikat dalam jumlah banyak. Jamur ini digemari oleh banyak orang karena teksturnya dan rasanya yang lezat dalam masakan berkuah atau digoreng tepung sebagai cemilan. Namun, apakah kamu tahu bahwa jamur kecil ini juga memiliki sejuta manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Simak artikel ini untuk mengetahui informasi selengkapnya!


Mecegah penyakit kanker

Berbagai jenis jamur telah dibuktikan memiliki kemampuan untuk mencegah berbagai maca penyakit kanker, termasuk juga jamur enoki. Melalui penelitian laboratorium, jamur enoki terbukti memiliki berbagai macam zat aktif yang dapat melawan perkembangan dari beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker usus besar, kanker paru-paru, dan lain-lain. 


Sebuah studi membandingkan kejadian kanker pada populasi petani jamur enoki dan populasi yang bukan petani. Studi ini mengasumsikan bahwa petani jamur enoki juga ikut mengonsumsi hasil panennya. Hasil dari studi ini adalah menemukan kejadian kanker yang lebih sedikit pada populasi petani jamur enoki sebanyak 39%. Meskipun terlihat menjanjikan bahwa jamur enoki dapat mencegah kanker, penelitian lebih lanjut pada manusia masih dibutuhkan.


Mencegah pembentukan plak pembuluh darah

Plak pembuluh darah adalah cikal bakal dari penyebab serangan jantung. Penyebab terbentuknya plak tersebut adalah kolesterol LDL, yang dikenal sebagai kolesterol jahat. Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa kandungan phenol jamur enoki memiliki kemampuan untuk mencegah kolesterol LDL berkembang menjadi plak pembuluh darah.


Selain itu, jamur enoki memiliki enzim yang dapat memecah bekuan darah yang dapat terbentuk pada plak tersebut. Dengan demikian, kandungan jamur enoki dapat mencegah terjadinya serangan jantung. Penelitian pada manusia yang lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kemampuannya yang satu ini, tetapi penemuan ini dapat menjadi langkah awal dalam membuat obat dari jamur enoki untuk mencegah penyakit jantung. 


Menurunkan tekanan darah

Jamur enoki memiliki kandungan serat yang paling banyak di antara jenis jamur yang lain. Berdasarkan penelitian laboratorium, serat ini dapat mengurangi kadar kolesterol darah dan tekanan darah pada tikus. Oleh sebab itu, hasil dari penelitian ini dapat menjadi cikal bakal penggunaan jamur enoki sebagai bahan alternatif pembuatan obat antihipertensi dan anti kolesterol.


Meningkatkan kemampuan memori dan belajar

Sebuah penelitian membandingkan kejadian gangguan kognitif otak pada populasi lansia yang memakan jamur lebih banyak dengan populasi lansia yang memakan jamur lebih sedikit. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa populasi lansia yang memakan lebih banyak jamur memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami gangguan kognitif sebanyak 52%. Begitu juga dengan jamur enoki, penelitian laboratorium juga menemukan bahwa jamur ini dapat menghambat gangguan kemampuan memori dan belajar pada tikus. 


Aktivitas antioksidan

Jamur enoki juga terbukti kaya akan kandungan zat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas. Radikal bebas yang menumpuk di dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan dan kematian sel. Dengan demikian, radikal bebas juga menyebabkan proses penuaan yang lebih cepat.


Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa nutrisi di dalam jamur enoki dapat berperan sebagai zat antioksidan yang menghambat proses kerusakan sel oleh radikal bebas. Oleh sebab itu, ekstrak jamur enoki memiliki potensi untuk dikembangkan melawan radikal bebas di dalam tubuh manusia.  Dengan begitu banyaknya manfaat yang ditemukan, jamur enoki dapat menjadi alternatif baru sebagai menu makan siang atau makan malammu!


Referensi:

  • Tang C, Hoo PC, Tan LT, Pusparajah P, Khan TM, Lee L, et al. Golden needle mushroom: a culinary medicine with evidence-based biological activities and health promoting properties. Front Pharmacol. 2016;7:474. 

Mushrooms [Internet]. Harvard T.H. Chan School of Public Health; [cited on 2021 Feb 7]. Available from: https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/food-features/mushrooms/

Bagikan artikel ini    

Subscribe newsletter kami!

Dapatkan informasi kesehatan terkini dan promo dari kami