Green Hospital: Definisi, Prinsip, Tujuan & Penerapan

Ditinjau oleh Harianus Zebua • 10 Jun 2024

Bagikan

Green Hospital

Dalam era modern yang dipenuhi dengan tantangan lingkungan, industri kesehatan mulai mengarahkan perhatiannya pada keberlanjutan. Green Hospital atau rumah sakit hijau muncul sebagai solusi inovatif yang tidak hanya menanggapi panggilan untuk melindungi lingkungan, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi pelayanan kesehatan.

 

Rumah sakit merupakan bagian integral dalam penyediaan pelayanan kesehatan masyarakat, namun operasionalnya seringkali memiliki dampak besar terhadap lingkungan sekitar. Mulai dari konsumsi energi yang besar hingga penghasilan limbah medis, rumah sakit dapat menjadi sumber tekanan pada ekosistem. Oleh karena itu, konsep Green Hospital hadir sebagai upaya untuk mengubah paradigma tradisional dalam dunia kesehatan.

Definisi Green Hospital

Green Hospital atau rumah sakit hijau adalah sebuah konsep Rumah Sakit yang inovatif dan didesain khusus bertujuan untuk mengintegrasikan praktik berkelanjutan dan ramah lingkungan. Konsep Rumah Sakit ini sangat didasarkan pada kesadaran akan dampak lingkungan dari aktivitas Rumah Sakit.

 

Termasuk pada konsumsi energi yang besar, pengelolaan limbah medis, dab penggunaan bahan kimia yang berbahaya. Dengan menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan, Green Hospital berusaha mengurangi jejak karbon, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi pasien, staf dan masyarakat sekitar.

5 Prinsip Utama Green Hospital

Terdapat 5 prinsip utama yang harus diperhatikan dalam konsep Green Hospital ini, diantaranya:

  1. Pemanfaatan Energi Terbarukan: Green Hospital harus aktif dalam mengadopsi teknologi energi terbarukan, seperti penggunaan panel surya dan pembangkit listrik tenaga angin. Hal ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan atas sumber energi lain seperti energi fosil.

  2. Pengelolaan Limbah yang Berkelanjutan: Sistem pengelolaan limbah yang baik dan efisien adalah menjadi prioritas yang utama. Dengan mencangkup daur ulang, pemrosesan limbah medis, dan pengurangan sampah secara keseluruhan Rumah Sakit.

  3. Desain Bangunan yang Ramah Lingkungan: Dalam desain bangunannya Green Hospital dirancang untuk bisa memanfaatkan dan meningkatkan efisiensi energi, penggunaan cahaya alami agar tidak menggunakan listrik disiang hari, dan menggunakan bahan-bahan bangunan yang ramah lingkungan.

  4. Promosi Mobilitas Hijau: Inisiatif dalam menggunakan transportasi ramah lingkungan untuk pasien dan staf, seperti menyediakan fasilitas parkir sepeda dan juga transportasi umum yang mudah diakses.

  5. Pendidikan dan Kesadaran Lingkungan: Melibatkan staf, pasien, dan masyarakat dalam upaya keberlanjutan melalui program pendidikan dan kesadaran lingkungan.

 

Prinsip-prinsip tersebut bukan hanya dapat mengurangi dampak negatif dari pencemaran lingkungan, akan tetapi dengan menciptakan lingkungan yang mendukung penyembuhan dan kesehatan dapat memaksimalkan penyembuhan pasien.

Tujuan Penerapan Green Hospital

Penerapan konsep Green Hospital bertujuan untuk mencapai serangkaian tujuan yang mengintegrasikan keberlanjutan dengan pelayanan kesehatan. Adapun tujuan utama dari Green Hospital adalah:

 

  1. Manfaat Pada Kesehatan

Dengan menerapkan Green Hospital dapat menurunkan penggunaan sumber daya tinggi polusi, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dan meningkatkan kualitas udara di sekitar Rumah Sakit. Dengan begitu Rumah Sakit dapat mendukung lingkungan sehat demi mempercepat kesembuhan pasien.

 

  1. Meningkatkan Kesadaran 

Selain itu dampak yang akan dirasakan adalah penerapan ini dapat memberikan staf dan pasien kesadaran lebih tentang lingkungan yang sehat. Secara tidak langsung Rumah Sakit mempromosikan gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

 

  1. Manfaat Biaya

Dalam menerapkan Green Hospital Rumah Sakit dapat menurunkan biaya operasional dan pemeliharan, meningkatkan pendapatan Rumah Sakit karena memiliki reputasi yang baik, Dalam investasi teknologi hijau dapat menghasilkan pengembalian investasi melalui pengurangan biaya jangka panjang.

Langkah Awal Yang Dapat Dilakukan 

Ada tujuh langkah mudah yang bisa diambil sebagai langkah awal dalam menerapkan konsep rumah sakit berkelanjutan, termasuk:

 

  1. Mengurangi penggunaan listrik dengan cara mematikan lampu dan AC saat tidak digunakan.

  2. Berinvestasi dalam penghematan air, seperti menggunakan sumur resapan untuk menampung air hujan.

  3. Mengurangi penggunaan kertas dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti email, dan menggunakan kertas daur ulang atau kertas bolak-balik. Seperti penggunaan teknologi SIMRS pada Rumah Sakit dapat mengurangi penggunaan kertas. AIDO HOSPITA merupakan SIMRS yang mendukung konsep Green Hospital pada Rumah Sakit anda.

  4. Bertanggung jawab dalam pengelolaan limbah, mulai dari pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, hingga pengolahan akhir sesuai peraturan.

  5. Mengganti produk plastik dengan produk ramah lingkungan.

  6. Menanam pohon untuk meningkatkan ruang terbuka hijau dan kualitas udara di sekitar rumah sakit.

  7. Mengadopsi desain dan bahan bangunan berkonsep hijau, termasuk peningkatan pencahayaan dan sirkulasi udara.

Tantangan Penerapan Green Hospital

Meskipun konsep Green Hospital menjanjikan dampak positif pada keberlanjutan dan pelayanan kesehatan, implementasinya tidaklah tanpa tantangan. Beberapa tantangan yang sering dihadapi oleh rumah sakit yang berupaya menjadi hijau melibatkan berbagai aspek:

 

  1. Biaya Awal yang Tinggi: Penerapan teknologi terbarukan dan infrastruktur ramah lingkungan memerlukan biaya awal yang signifikan, yang mungkin menjadi hambatan bagi rumah sakit dengan anggaran terbatas.

  2. Keterbatasan Sumber Daya Manusia: Kurangnya tenaga ahli yang terampil dalam keberlanjutan dan energi hijau dapat menjadi kendala dalam merencanakan dan melaksanakan inisiatif Green Hospital.

  3. Ketergantungan pada Sumber Energi Konvensional: Rumah sakit mungkin menghadapi kendala dalam mengakses sumber energi terbarukan, terutama di wilayah yang belum memiliki infrastruktur energi hijau yang memadai.

  4. Pengelolaan Limbah Medis: Pengelolaan limbah medis dengan aman dan efisien merupakan tantangan, terutama dalam memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan standar keamanan.

  5. Siklus Hidup Peralatan Medis dan Teknologi Terbaru yang Terus Berkembang: Daur ulang dan penggantian peralatan medis yang ramah lingkungan dapat melibatkan tantangan teknis dan logistik. Selain itu, Perkembangan cepat dalam teknologi hijau memerlukan upaya untuk tetap selaras dengan kemajuan terbaru.

  6. Kepatuhan Peraturan dan Standar: Mematuhi peraturan dan standar keberlanjutan yang berbeda-beda dapat menjadi rumit dan memakan waktu, terutama jika regulasi tersebut tidak selaras antar yurisdiksi.

 

Kesimpulan: Meningkatkan Kesehatan dan Keberlanjutan

Dengan merangkum konsep Green Hospital, dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional rumah sakit bukan hanya suatu keharusan etika, tetapi juga merupakan langkah yang mendukung perbaikan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Green Hospital menjadi jembatan yang menghubungkan pelayanan kesehatan dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

 

Dengan mengurangi jejak lingkungan melalui penggunaan energi terbarukan, manajemen limbah yang bijaksana, dan desain bangunan yang ramah lingkungan, rumah sakit tidak hanya mengambil bagian dalam perlindungan lingkungan global tetapi juga memberikan dampak positif pada kesehatan pasien dan staf.

 

Peningkatan kualitas udara, pencahayaan alami, dan lingkungan yang bersih menciptakan ruang penyembuhan yang optimal. Hal ini dapat berkontribusi pada percepatan proses penyembuhan pasien dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Sebagai hasilnya, Green Hospital bukan hanya menghadirkan perubahan dalam paradigma pelayanan kesehatan, tetapi juga merangsang inovasi dan pengembangan praktik keberlanjutan di seluruh sektor.

 

Dengan memahami dan mengatasi tantangan ini, rumah sakit dapat menjelma menjadi agen perubahan positif yang tidak hanya menyembuhkan penyakit tetapi juga melindungi dan memulihkan lingkungan tempat kita tinggal. Green Hospital adalah investasi dalam masa depan yang berkelanjutan, membawa manfaat jangka panjang bagi kesehatan kita dan planet ini. Sebagai individu, organisasi, dan masyarakat, mari bersama-sama berkomitmen untuk menciptakan dunia di mana kesehatan dan keberlanjutan menyatu dalam harmoni.

AIDO HOSPITA: SIMRS yang mendukung konsep Green Hospital

Konsep Green Hospital menekankan pada praktik-praktik yang ramah lingkungan untuk mengurangi dampak negatif rumah sakit terhadap lingkungan. Ini melibatkan penggunaan sumber daya yang efisien, pengelolaan limbah yang baik, dan penerapan teknologi hijau untuk meminimalkan dampak lingkungan.

Bagaimana AIDO HOSPITA Mendukung Konsep Green Hospital

  1. Pengelolaan Dokumen Elektronik

AIDO HOSPITA dapat menggantikan dokumen fisik dengan dokumen elektronik dapat mengurangi penggunaan kertas, menciptakan ruang penyimpanan yang lebih efisien, dan mengurangi dampak deforestasi.

  1. Pengelolaan Inventaris dan Persediaan

Sistem AIDO HOSPITA dapat membantu mengoptimalkan pengelolaan inventaris dan persediaan untuk mengurangi pemborosan dan limbah.

  1. Telemedicine dan Konsultasi Jarak Jauh:

AIDO HOSPITA memiliki fitur telemedicine dapat mengurangi kebutuhan perjalanan pasien dan staf medis, mengurangi emisi gas rumah kaca.

Dengan kehadiran AIDO HOSPITA, rumah sakit dapat meraih keunggulan dalam pengelolaan, pemantauan, dan peningkatan layanan, yang pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Selain itu, penggunaan AIDO HOSPITA diharapkan dapat memperkuat reputasi rumah sakit anda.

Tag :
Bagikan artikel ini