Mengenali Peranan dan Fungsi Mitokondria Bagi Makhluk Hidup

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 24 Sep 2021

Bagikan

Mengenali Peranan dan Fungsi Mitokondria Bagi Makhluk Hidup

Apakah Anda tahu peranan dan fungsi mitokondria? Fungsi utama dari mitokondria  bagi makhluk hidup yaitu untuk menghasilkan energi. Akan tetapi, masih banyak peranan dan juga fungsi mitokondria yang lainnya. Oleh karena itu, bagi Anda yang belum tahu, simak terus penjelasan di bawah ini.

Apa Itu Mitokondria?

Sebelum mengetahui apa peranan dan fungsi mitokondria, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu mitokondria. Mitokondria merupakan organel yang memiliki bentuk bulat hingga oval dan ditemukan di sel hampir semua organisme eukariotik. Ukuran dari mitokondria sangatlah kecil yaitu sekitar 0,75 mikrometer hingga 3 mikrometer. Selain itu, mitokondria juga memiliki 2 membran, yaitu bagian dalam dan bagian luar serta memiliki peran yang berbeda. Berikut ini penjelasan mengenai membran mitokondria

  • Membran luar : Pada membran luar ini terdapat porin, yang memungkinkan protein untuk bisa menyebrang. Selain itu, membran luar juga menampung beberapa enzim yang memiliki beberapa fungsi.

  • Intermembrane space : Intermembrane space merupakan area yang memisahkan antara membran luar dan membran dalam. 

  • Membran dalam : Pada membran tidak terdapat porin, sehingga tidak dapat ditembus oleh sebagian besar molekul. Selain itu, membran dalam merupakan tempat produksi sebagian besar adenosine trifosfat (ATP). 

Peranan dan Fungsi Mitokondria

Setelah Anda mengenal mitokondria, saatnya Anda mengetahui apa saja peranan dan fungsi mitokondria. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa peranan dan fungsi dari mitokondria. 

  1. Menghasilkan Energi

Peranan dan fungsi mitokondria bagi makhluk hidup yang pertama yaitu menghasilkan energi. Mitokondria akan mengubah energi kimia dalam makanan menjadi energi yang mudah digunakan oleh sel tubuh atau disebut dengan fosforilasi oksidatif. Dalam proses fosforilasi oksidatif ini, akan dihasilkan adenosine trifosfat (ATP) yang merupakan satuan molekuler yang memberikan energi untuk proses metabolisme. Siklus dalam menghasilkan ATP oleh mitokondria ini disebut dengan siklus krebs. Dalam siklus krebs akan menghasilkan zat kimia yang disebut NADH. zat inilah yang digunakan oleh enzim untuk menghasilkan ATP.  Di dalam molekul ATP, terdapat simpanan energi dalam bentuk ikatan kimia. 

  1. Mengontrol Kematian Sel

Peranan dan fungsi mitokondria bagi makhluk hidup yang selanjutnya yaitu mengontrol kematian sel atau apoptosis. Sel-sel yang sudah rusak atau tua akan dihancurkan atau dibuang, dan mitokondria yang bertugas untuk mengontrolnya. Dalam mengontrol kematian sel, mitokondria akan menghasilkan sitokrom C. Zat ini akan mengaktifkan suatu enzim yaitu  caspase  yang akan menghancurkan sel dalam proses apoptosis. Sel-sel mati yang dihancurkan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan sel normal dalam jaringan agar membuat tubuh berfungsi dengan normal. 

  1. Menyimpan Kalsium

Mitokondria juga memiliki peranan dan fungsi untuk menyimpan kalsium. Mitokondria akan menyerap ion-ion kalsium dan menyimpannya hingga dibutuhkan. Kalsium itu sendiri merupakan unsur terpenting dalam proses selular tubuh. Tidak hanya itu, kalsium juga memiliki peranan penting dalam proses pembekuan darah, pembentukan sel tulang, fungsi otot, dan juga proses pembuahan. Pelepasan kalsium ke dalam sel juga akan menstimulasi sel endokrin atau sel saraf untuk menghasilkan neurotransmitter. Karena fungsi kalsium yang penting inilah membuat mitokondria memiliki peran penting bagi tubuh. 

  1. Menghasilkan Panas

Peranan dan fungsi mitokondria bagi makhluk hidup yang terakhir yaitu menghasilkan panas. Pada saat Anda kedinginan, maka mitokondria akan menghasilkan panas yang berasal dari lemak coklat agar Anda tidak menggigil. Proses ini disebut juga sebagai kebocoran proton. Lemak coklat ini merupakan jaringan lemak yang digunakan oleh tubuh untuk menghasilkan panas. Lemak coklat paling banyak terdapat pada bayi, karena sangat rentan terhadap udara dingin. Akan tetapi, dengan bertambahnya usia, maka jumlah lemak coklat juga akan semakin berkurang. 

Nah, itulah beberapa informasi mengenai peranan dan fungsi mitokondria. Fungsi mitokondria sangat penting, bukan? Akan tetapi, DNA dari organel ini sangatlah rentan rusak. Kerentanan mitokondria ini disebabkan oleh paparan radikal bebas yang bisa merusak sel. Apabila terjadi gangguan pada mitokondria, maka bisa menyebabkan munculnya penyakit atau kelainan tubuh lainnya. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Anda mengenai pentingnya mitokondria bagi makhluk hidup. 

Cukup sekian informasi yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

 

Sumber:

Newman, Tim. What are mitochondria? (2018) 

Mitochondrion. britannica

Bagikan artikel ini