KEMENKES SUSUN TAHAPAN DAN INDIKATOR MONITORING EVALUASI JELANG IMPLEMENTASI SATUSEHAT PLATFORM

Ditinjau oleh Harianus Zebua • 17 May 2024

Bagikan

KEMENKES Bakal Implementasi SATUSEHAT Platform

Setelah pendampingan dan uji coba, tahun ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mulai memasuki tahap implementasi (live production) integrasi data kesehatan dari sistem informasi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) ke dalam SATUSEHAT Platform.Untuk itu, Kemenkes RI melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi dan Digital Transformation Office (Pusdatin-DTO) menyelenggarakan kegiatan Monitoring Evaluasi Interoperabilitas SATUSEHAT Platform.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Pusdatin-DTO, Technical Working Group (TWG), Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, dan asosiasi di bidang kesehatan untuk bersama-sama menyusun tahapan dan indikator yang digunakan dalam melakukan monitoring evaluasi (monev) terkait implementasi SATUSEHAT Platform. Monitoring dan evaluasi dibutuhkan untuk membantu Kemenkes RI dalam mengidentifikasi kendala yang dihadapi fasyankes dalam melakukan integrasi ke SATUSEHAT Platform. Monev dapat dilakukan mulai dari tahap uji coba, integrasi, hingga implementasi SATUSEHAT Platform, sehingga kendala yang dihadapi ditindaklanjuti sesegera mungkin.

SATUSEHAT sendiri merupakan sebuah platform yang mengintegrasikan data kesehatan individu antar fasyankes dalam bentuk rekam medis elektronik (RME) guna mendukung interoperabilitas melalui standardisasi dan digitalisasi. Dukungan pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan untuk mempercepat implementasi RME yang terintegrasi SATUSEHAT Platform. Dukungan dapat berupa kebijakan, alokasi sumber daya, serta pelayanan dan sistem kerja yang sesuai dengan prinsip pengelolaan data yang terstruktur dan tepat sasaran melalui digitalisasi.

Baca juga: Informasi Penting Dalam RME

Diusulkan sebanyak 10 indikator sebagai alat ukur keberhasilan implementasi dan integrasi RME di fasyankes ke SATUSEHAT Platform. Pusdatin-DTO selanjutnya akan melakukan finalisasi indikator tersebut sekaligus menetapkan tahapan monev terkait implementasi SATUSEHAT Platform. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama serta dukungan dari United States Agency for International Development (USAID) melalui program Country Health Information Systems and Data Use (CHISU) selaku implementing partner. Ini merupakan upaya untuk menjamin keberlangsungan implementasi SATUSEHAT Platform, serta memastikan data monev dapat dimanfaatkan oleh stakeholders terkait seperti Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota dalam rangka membantu fasyankes di daerah agar dapat interoperable ke SATUSEHAT Platform. Kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak diperlukan untuk dapat memantau dan mengamati proses implementasi SATUSEHAT Platform agar berjalan secara optimal.

AIDO HEALTH dapat membantu meningkatkan efisiensi fasilitas kesehatan Anda dengan penyediaan sistem informasi manajemen rumah sakit, klinik, laboratorium dan apotek Anda!

Bagikan artikel ini