3 Tips Membantu Rumah Sakit Menghindari Kegagalan Saat Mengadopsi Teknologi Baru

Ditinjau oleh • 10 May 2024

Bagikan

Rumah Sakit
Teknologi
Teknologi Kesehatan

Di era digital ini, Rumah Sakit berlomba-lomba mengadopsi teknologi terbaru untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan kepada pasien. Namun, langkah besar ini sering kali menyimpan potensi kegagalan jika tidak dilakukan dengan pendekatan yang tepat. Berikut ini adalah tiga tips penting yang dapat membantu Rumah Sakit menghindari kegagalan saat mengadopsi teknologi baru.

1. Mulai dari Masalah, Bukan dari Solusi

Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan oleh banyak Rumah Sakit saat mengadopsi teknologi baru adalah memulai dengan solusi yang tampak menarik, bukan dari masalah yang sebenarnya perlu dipecahkan. Jared Antczak, Chief Digital Officer di Sanford Health, menekankan pentingnya mendefinisikan masalah terlebih dahulu sebelum mencari teknologi yang dapat menyelesaikannya.

 

Sanford Health berhasil mengimplementasikan alat registrasi digital yang baru, yang didesain untuk mengatasi frustasi pasien dan kesulitan administratif dalam proses check-in tradisional. Dengan mengidentifikasi masalah ini, mereka mampu mengembangkan solusi yang tidak hanya efektif tetapi juga diterima dengan baik oleh pengguna, menghasilkan penghematan waktu yang signifikan bagi staf dan meningkatkan kepuasan pasien.

2. ROI Memang Penting, Tapi Perhatikan Impactnya

Sementara pengembalian investasi (ROI) finansial adalah aspek penting dalam setiap inisiatif bisnis, dalam konteks kesehatan, dampak terhadap pasien dan karyawan tidak kalah pentingnya. Brian Hoberman, CIO dan pemimpin teknologi nasional di Permanente Federation, menggambarkan bahwa motivasi sebenarnya harus lebih berfokus pada dampak yang akan dicapai.

 

Proyek baru yang menggunakan teknologi pendengaran ambient telah terbukti sukses di Permanente Federation karena teknologi ini membantu mengurangi kelelahan di antara tenaga kerja dan meningkatkan kepuasan pasien. Dengan teknologi yang dapat secara otomatis merancang catatan klinis, dokter memiliki lebih banyak waktu untuk berinteraksi langsung dengan pasien, yang meningkatkan kualitas pertemuan tersebut.

 

3. Investasi di 'Pintu Digital' Anda

Shweta Ponnappa, Chief Digital Experience Officer di Providence, mengemukakan pentingnya menginvestasikan di 'pintu digital'. Ini tidak hanya terbatas pada halaman depan website, tetapi meliputi semua titik akses digital yang dapat digunakan pasien untuk berinteraksi dengan layanan kesehatan.

 

Providence telah menanam investasi substansial dalam pemasaran digital berbasis machine learning dan berbagai inisiatif digital yang memudahkan pasien untuk mendapatkan layanan melalui berbagai kanal. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat kehadiran online mereka tetapi juga membuat proses mendapatkan layanan kesehatan menjadi lebih mudah dan dapat diakses oleh pasien.

Mengambil Langkah Berikutnya dengan Bijak

Mengadopsi teknologi baru memang penting untuk kemajuan Rumah Sakit, tetapi harus dilakukan dengan strategi yang matang untuk menghindari kegagalan. Dengan memulai dari masalah yang jelas, mempertimbangkan dampak lebih dari ROI, dan berinvestasi di pintu digital.

 

Rumah Sakit dapat meningkatkan kemungkinan sukses dalam perjalanan digital mereka. Langkah-langkah proaktif ini akan memastikan bahwa teknologi tidak hanya diterapkan, tetapi juga memberikan nilai nyata bagi semua pihak yang terlibat.

Bagikan artikel ini