Neomcyin

Ditinjau oleh dr. Alvin Saputra • 28 Apr 2022

Bagikan

Neomcyin

Nama Dagang: Neobiotic

 

Neomisin merupakan antibiotik golongan aminoglikosida. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet. Neomisin tablet umumnya digunakan untuk mengurangi jumlah populasi bakteri di usus sebelum prosedur operasi serta pada pasien dengan gangguan fungsi hati. Selain itu, neomisin juga menjadi bahan campuran dalam beberapa obat luar berbentuk krim atau gel. 

 

Golongan : Antibiotik (aminoglikosida)

Kategori : Obat keras

Manfaat : Mensterilkan usus sebelum prosedur operasi

Bentuk : Tablet

Dikonsumsi oleh : Dewasa dan anak

Peringatan

  • Neomisin harus digunakan dengan berhati-hati pada orang yang mengalami gangguan fungsi ginjal. Konsultasikan terlabih dahulu ke dokter sebelum menggunakan neomisin.

  • Konsumsi neomisin berisiko menyebabkan gangguan pendengaran. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gangguan pendengaran selama mengonsumsi obat ini. 

  • Penggunaan neomisin jangka panjang harus dihindari. Jika konsumsi obat ini diteruskan hingga jangka waktu yang panjang, perlu dilakukan pengawasan terhadap kadar kreatinin serta urea di dalam darah. Penilaian terhadap fungsi ginjal, pendengaran, dan sistem saraf juga perlu dilakukan secara berkala.

  • Neomisin dapat menembus plasenta dan berpotensi membahayakan janin pada kehamilan. Oleh karena itu, wanita hamil sebaiknya tidak mengonsumsi obat ini. Wanita hamil hanya boleh menggunakan neomisin dalam kondisi yang sangat terpaksa sesuai dengan pertimbangan dokter. Sementara itu, obat ini tidak direkomendasikan untuk diberikan kepada wanita yang menyusui. Wanita hamil dan menyusui harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. Jika Anda mengalami kehamilan saat sedang mengonsumsi neomisin, segera hubungi dokter

  • Neomisin dapat berinteraksi dan saling memengaruhi dengan obat-obatan lainnya. Beberapa obat yang dapat berinteraksi dengan neomisin antara lain:

    • amfoterisin B, siklosporin, kapreomisin, vankomisin, teikoplanin: dapat meningkatkan risiko terjadinya efek buruk terhadap fungsi ginjal

    • obat-obatan diuretik kuat seperti furosemid, bumetanid, torsemid: dapat meningkatkan risiko terjadinya efek buruk terhadap pendengaran

    • bisfosfonat

    • obat anestesi umum atau opioid

    • methotreksat, digoksin, fenoksimetilpenisilin, dan beberapa vitamin: neomisin dapat mengganggu penyerapan obat-obatan tersebut

    • kontrasepsi oral: neomisin dapat menurunkan efektivitas kontrasepsi oral

Selalu infokan ke dokter mengenai obat-obatan maupun suplemen yang sedang Anda konsumsi.

Dosis dan Aturan Pakai

  • Untuk pasien dengan gangguan fungsi hati (ensefalopati hepatik):

    • Dewasa: 4-12 gram per hari, dibagi menjadi beberapa dosis. Dosis tersebut dikonsumsi selama 5-7 hari

    • Anak: 50-100 mg/kgBB per hari, dibagi menjadi beberapa dosis. Dosis tersebut dikonsumsi selama 5-7 hari

  • Untuk sterilisasi usus sebelum operasi

    • Dewasa: 1 gram tiap jam selama 4 jam. Setelah itu, dosis dikonsumsi tiap 4 jam. Obat mulai dikonsumsi 2-3 hari sebelum operasi.

Konsumsi neomisin sesuai dengan jumlah dosis yang diberikan oleh dokter secara teratur. Jangan mengonsumsi obat ini lebih sering dari yang seharusnya atau menambah dosis tanpa arahan dari dokter. Konsumsilah obat ini pada kisaran waktu yang sama tiap harinya jika Anda menggunakan obat ini sebagai terapi ensefalopati hepatik.

Cara Menggunakan Obat

Cara mengonsumsi tablet neomisin sama dengan cara mengonsumsi tablet pada umumnya. Telan tablet, kemudian iringi dengan konsumsi air secukupnya. Obat ini bisa dikonsumsi bersamaan dengan waktu makan maupun tanpa makanan.

Cara Penyimpanan

Letakkan obat di tempat yang kering pada suhu ruangan maksimal 25oC. Jangan letakkan obat di tempat yang lembap. Lindungi obat dari paparan cahaya langsung dan panas yang berlebihan. Jangan menyimpan obat ini di dalam kulkas atau membekukannya. Simpan obat di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak. Pastikan kemasan obat tetap rapat saat penyimpanan. Buang obat yang telah kedaluwarsa atau tidak dibutuhkan lagi.

Kontraindikasi

Neomisin tidak boleh diberikan pada orang yang memiliki reaksi alergi terhadap neomisin atau obat golongan aminoglikosida lainnya. Anak berusia di bawah 1 tahun serta wanita hamil juga tidak boleh mengonsumsi neomisin. Obat ini juga tidak boleh diberikan untuk orang yang mengalami kondisi-kondisi medis tertentu, seperti:

  • Obstruksi usus

  • Penyakit inflamasi atau ulserasi saluran pencernaan

  • Miastenia gravis

Efek Samping

Efek samping yang dapat timbul setelah penggunaan neomisin, yaitu:

  • Gangguan sistem saraf

  • Gangguan keseimbangan dan pendengaran

  • Gangguan fungsi ginjal

  • Gangguan penyerapan zat di usus yang dapat menyebabkan diare dan tinja yang mengandung lemak

Untuk mencegah terjadinya efek samping yang tidak diinginkan, gunakanlah obat sesuai dengan dosis dan petunjuk dari dokter. Segera komunikasikan dengan dokter jika Anda mengalami efek samping yang berat atau mengganggu aktivitas setelah menggunakan obat ini.

 

Tagging (Gejala Umum)

  • Operasi

  • Gangguan fungsi hati

  • Infeksi bakteri

Cukup sekian informasi mengenai obat yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

 

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

 

Tag :
Referensi
  1. Neomycin. MIMS. Available from: https://www.mims.com/indonesia/drug/info/neomycin?mtype=generic

  2. Neomycin sulfate. WebMD. Available from: https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8047/neomycin-oral/details

  3. Aminoglikosida. Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Available from: http://pionas.pom.go.id/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/514-aminoglikosida
Bagikan artikel ini