Bantuan

Obat

Dutasteride

Ditinjau oleh • 28 Dec 2021

Bagikan

Dutasteride

Nama Dagang: Avodart, Terod

 

Dutasteride adalah obat yang dapat digunakan secara tunggal atau dikombinasi dengan obat lainnya untuk mengobati gejala pembesaran prostat pada pria. Pembesaran prostat pada pria ini dikenal dengan nama benign prostate hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak.

 

Golongan : Penghambat spesifik enzim 5 alfa-reduktase

Kategori : Obat keras

Manfaat : Mengendalikan penyakit pembesaran prostat (BPH)

Bentuk : Tablet

Dikonsumsi oleh : Dewasa

 

Pembesaran prostat dapat menyebabkan masalah pada saat Anda buang air kecil. Dutasteride akan membantu mengecilkan prostat sehingga mengurangi gejala seperti kesulitan buang air kecil, aliran air seni lambat, sering berkemih, dan tetesan setelah berkemih. Dutasteride juga dapat digunakan untuk pengobatan penyakit lain sesuai dengan perintah dokter.

Baca Juga: Yuk, Kenali Pembesaran Prostat Jinak!

Peringatan

Beritahukan dokter jika Anda memiliki kanker prostat atau masalah penurunan jumlah air seni. Dutasteride dapat diserap melalui kulit. Wanita hamil atau wanita yang berencana hamil sebaiknya menghindari bersentuhan dengan obat ini. Jika terjadi sentuhan dengan obat, segera bersihkan area yang bersentuhan dengan sabun dan air.

 

Anda harus menggunakan kondom atau metode kontrasepsi lainnya untuk menghindari kontak obat dengan pasangan Anda. Jangan mendonorkan darah Anda jika Anda sedang menjalani pengobatan dengan dutasteride. Jika Anda ingin mendonorkan darah, Anda baru boleh melakukannya setelah minimal 6 bulan dari waktu terakhir mengonsumsi obat ini.

 

Anda harus memeriksakan diri ke dokter melakukan pemeriksaan darah secara teratur. Selain itu, Anda juga perlu melakukan pemeriksaan darah secara rutin; dokter akan memberitahu seberapa sering Anda perlu melakukan tes ini.

Dosis dan Aturan Pakai

Dosis dutasteride umumnya 500 μg sekali sehari. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengkonsumsi obat.

Dewasa

  • Sebagai obat tablet, dutasteride dikonsumsi 500 μg sekali sehari selama minimal 6 bulan untuk penderita pembesaran prostat jinak.

 

Cara Menggunakan Obat

Gunakan obat ini sesuai dengan anjuran dokter. Jangan menambah dosis atau menurunkan dosis sendiri. Anda dapat meminum obat ini sebelum atau sesudah makan. Gunakan obat ini sekali sehari pada waktu yang sama setiap harinya.

Telan kapsul seutuhnya dengan segelas air mineral. Jangan dihancurkan, dikunyah, atau merusak kemasan kapsul karena obat ini dapat mengiritasi mulut dan tenggorok Anda. Hindari konsumsi alkohol selama penggunaan dutasteride. 

Obat ini perlu diminum secara rutin agar kerja obat lebih efektif. Tetap lanjutkan penggunaan dutasteride meskipun Anda telah merasa lebih baik. Jangan hentikan pengobat kecuali atas perintah dokter.Katakan pada dokter Anda jika kondisi tidak membaik atau malah memburuk.

Cara Penyimpanan

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan obat dari cahaya langsung dan tempat yang lembab. Jangan simpan obat di kamar mandi dan jangan disimpan di lemari pembeku Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuangobat.

Kontraindikasi

Obat ini tidak diindikasikan pada wanita dan anak-anak. Obat ini juga tidak diindikasikan pada pasien dengan gangguan hati yang berat karena obat ini perlu dimetabolisme oleh hati.

 

Anda perlu memberitahukan dokter jika Anda menggunakan obat untuk darah tinggi seperti verapamil atau diltiazem, obat untuk mengatasi depresi, obat untuk mengobati infeksi jamur seperti ketoconazole atau itraconazole, dan obat untuk penyakit akibat infeksi HIV seperti indinavir atau ritonavir. 

 

Selalu beritahukan dokter semua obat yang Anda gunakan. Beritahukan juga jika Anda menggunakan obat herbal atau suplemen yang Anda beli tanpa resep.

Efek Samping

Penggunaan dutasteride dapat menimbulkan efek samping pada sistem reproduksi seperti penurunan libido (gairah seks), ketidakmampuan mempertahankan ereksi, masalah ejakulasi, dan pembesaran payudara.

Hubungi dokter jika Anda mengalami perubahan pada payudara seperti timbul benjolan, nyeri, atau keluar cairan dari puting susu; atau bila efek samping yang timbul tidak kunjung hilang atau bertambah berat.

Cukup sekian informasi mengenai obat yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Tag :
Referensi

Dutasteride. MIMS Indonesia.

Bagikan artikel ini