Bantuan
Free Tele x

Obat

Charcoal

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 09 Nov 2021

Bagikan

Charcoal

Nama Dagang: Actidose, Insta-char

 

Activated charcoal, atau karbon aktif merupakan zat yang terbuat dari kayu, cangkang kelapa, arang, atau gambut, yang bermanfaat dalam mengatasi keracunan, nyeri perut, serta gangguan pencernaan seperti mual, diare, atau perut kembung.

 

Golongan : Antidot, agen detoksifikasi

Kategori : Obat bebas

Manfaat : Mengatasi keracunan, ketidaknyamanan pada saluran cerna, dan memutihkan gigi

Bentuk : Kapsul, tablet, bubuk, salep, krim, pasta gigi

Dikonsumsi oleh : Anak-anak dan dewasa

Peringatan

Meski karbon aktif merupakan obat yang dijual bebas, Anda tetap perlu berhati-hati dalam menggunakan obat ini. Zat kimia pada karbon aktif dapat mengurangi gerakan peristaltik usus, yaitu gerakan mendorong makanan menuju usus, sehingga dapat menghambat kerja system pencernaan. Konsumsilah karbon aktif minimal 1 jam setelah makan untuk menghindari efek ini. Namun, jika Anda menggunakan obat ini untuk mengatasi keracunan, segera konsumsi obat ini untuk menghambat efek racun pada tubuh Anda.

Sebelum Anda memutuskan untuk mengonsumsi karbon aktif, konsultasikan kepada dokter. Dokter mungkin akan memantau kondisi saluran cerna Anda sebelum mengonsumsi karbon aktif. Jika Anda sedang hamil, menyusui, atau berencana untuk hamil, beritahu dokter. Dokter akan mengevaluasi kemungkinan efek samping yang Anda alami saat mengonsumsi obat ini.

Dosis dan Aturan Pakai

Karbon aktif tersedia dalam berbagai sediaan cair (obat minum) maupun padat (obat telan). Pada obat padat, seperti kapsul dan tablet, Anda dapat mengonsumsi obat bersamaan dengan segelas air hangat. Untuk mengatasi keracunan, dosis yang diberikan pada dewasa adalah 50-100 gram dosis tunggal. Konsumsilah segera untuk mengoptimalkan kerja obat. Dosis juga dapat diberikan secara terbagi dengan kadar 25-50 gram yang diberikan setiap 4-6 jam.

Pada anak, dosis ditentukan berdasarkan usia dan berat badan.

  • Dosis untuk anak yang berusia di bawah 1 tahun adalah 1 gram/kgBB dosis tunggal

  • Dosis untuk anak yang berusia 1-12 tahun adalah 25-50 gram dosis tunggal, dan

  • Dosis untuk anak yang berusia di atas 13 tahun sama dengan dosis dewasa.

Cara Menggunakan Obat

Karbon aktif tersedia dalam bentuk sediaan yang berbeda-beda, sehingga cara mengonsumsi zat ini pun berbeda.

  • Obat minum

Obat minum karbon aktif biasanya tersedia dalam bentuk tablet ataupun kapsul. Anda dapat meminum tablet atau kapsul secara langsung dengan dosis yang ditentukan oleh dokter. Dosis dapat berbeda berdasarkan tujuan pengobatan. Pastikan Anda memberitahu dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat ini. 

  • Obat oles

Obat oles karbon aktif biasanya tersedia dalam bentuk krim, salep, ataupun bubuk. Karbon aktif dalam bentuk sediaan ini banyak dikenal untuk mengatasi permasalahan kulit, salah satunya adalah jerawat. Sebelum Anda menggunakan karbon aktif, pastikan Anda tidak memiliki alergi terhadap zat yang terkandung di dalamnya dengan cara melakukan uji sensitivitas pada kulit. Anda dapat mengoleskan sedikit zat karbon aktif pada bagian kulit Anda. Jika terdapat kemerahan, gatal-gatal, dan reaksi alergi lainnya, segera bilas obat tersebut dan hentikan pemakaian. Hubungi dokter jika reaksi alergi semakin buruk dan tidak kunjung hilang.

  • Pasta gigi

Kandungan karbon aktif banyak ditambahkan ke dalam pasta gigi dengan tujuan membersihkan dan memutihkan gigi. Pakailah pasta gigi sesuai biasa, dan bilas sisa-sisa karbon aktif dengan berkumur. 

Cara Penyimpanan

Cara penyimpanan karbon aktif bergantung dari sediaan yang Anda gunakan. Jika karbon aktif yang Anda gunakan adalah bentuk tablet, kapsul, salep, atau krim, simpan dalam tempat yang diberikan oleh apotik, dan tutup dengan rapat. Jauhkan dari sinar matahari secara langsung untuk menghindari kerusakan kandungan dalam obat. Jika karbon aktif yang Anda gunakan adalah bentuk bubuk, jauhkan dari sumber air. Obat ini sebaiknya disimpan dalam suhu ruangan (20-25oC) dan jangan menyimpan obat di tempat yang lembap.Pastikan bubuk selalu dalam keadaan kering. Anda dapat menggunakan wadah berbahan logam atau plastik untuk menyimpan obat ini.  

Kontraindikasi

Karbon aktif memiliki zat-zat kimia yang dapat berbahaya pada seseorang dengan kondisi tertentu, seperti perdarahan saluran cerna, robekan pada saluran cerna, bentuk saluran cerna yang tidak normal, dan kerusakan pada usus. Karbon aktif juga tidak dapat dikonsumsi oleh pasien yang memiliki intoleransi terhadap fruktosa (kelainan bawaan di mana seseorang tidak mampu mencerna fruktosa), dan bayi yang berusia di bawah 1 tahun.

Efek Samping

Karbon aktif umumnya aman untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek samping berarti.

  • Pada obat yang dikonsumsi melalui mulut, karbon aktif tergolong aman dalam pemakaian jangka pendek. Pemakaian jangka panjang obat ini kemungkinan masih aman. Beberapa efek samping yang mungkin timbul akibat penggunaan karbon aktif antara lain sembelit atau sulit BAB, dan tinja berwarna hitam. Efek samping yang lebih berat juga dapat terjadi jika Anda memiliki reaksi yang buruk terhadap obat ini, antara lain dehidrasi, pencernaan terhambat, dan terhalangnya saluran pencernaan.

  • Pada obat yang digunakan pada kulit, karbon aktif tergolong aman

  • Kandungan karbon aktif pada pasta gigi tergolong sedikit. Oleh karena itu, penggunaan pada pasta gigi juga tergolong aman.

Jangan mengonsumsi karbon aktif jika Anda memiliki gangguan saluran cerna. Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat ini, konsultasikan kepada dokter. Dokter akan mempertimbangkan kemungkinan efek samping yang dapat terjadi.

 

Tagging (Gejala Umum)

  • Keracunan

  • Pusing

  • Diare

  • Nyeri perut

  • Gas

  • Kolesterol tinggi

Cukup sekian informasi mengenai obat yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

 

Referensi:

Drugbank. Activated charcoal. 

 

MIMS. Charcoal, Activated.

Tag :
Bagikan artikel ini    

Subscribe newsletter kami!

Dapatkan informasi kesehatan terkini dan promo dari kami