Bantuan

Obat

Atrakurium

Ditinjau oleh • 03 Jun 2021

Bagikan

Atrakurium

Obat ini digunakan untuk melemaskan/ relaksasi otot selama operasi serta digunakan untuk relaksasi otot saat penggunaan ventilator atau mesin pernapasan. Obat ini bekerja dengan menghambat saraf dan otot (neuromuscular blocker). Obat ini hanya digunakan oleh tenaga medis profesional biasanya oleh spesialis anestesi atau perawat ruang rawat intensif. Obat ini biasanya diberikan secara injeksi. Obat ini akan bekerja 40 – 45 menit setelah dilakukan injeksi.


Efek samping

Walaupun jarang terjadi, beberapa orang mungkin mengalami efek samping yang sangat buruk dan terkadang mematikan. Beri tahu dokter Anda atau dapatkan bantuan medis segera jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi, seperti ruam; gatal-gatal; kulit merah, bengkak, melepuh, atau mengelupas dengan atau tanpa demam mengi; sesak di dada atau tenggorokan kesulitan bernapas, menelan, atau berbicara suara serak yang tidak biasa; atau pembengkakan pada mulut, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, pusing atau pingsan yang sangat parah, detak jantung cepat atau lambat. 


Efek samping yang dapat terjadi pada penggunaan atrakurium adalah 

  1. Eritema (terbentuk ruam merah pada kulit).

  2. Wheezing/ bronkospasme (suara nafas ngik-ngik atau mengi) hingga dyspnea (sesak napas)

  3. Urtikaria (gatal-gatal dan timbul lepuhan).

  4. Bradikardia (denyut jantung lambat) hingga tachycardia (denyut jantung cepat)

  5. Spasme laring sehingga pasien akan merasa seperti tercekik


Beberapa tanda overdosis atrakurium adalah stimulasi pelepasan histamin, efek kardiovaskular terutama hipotensi. Segera hubungi dokter jika anda mengalami gejala-gejala ringan apalagi hingga gejala berat.


Petunjuk sebelum mengunakan


Obat ini hanya diberikan per injeksi oleh tenaga medis profesional. Beri tahu semua penyedia layanan kesehatan Anda jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap atrakurium ataupun obat dan makanan lannya. Beberapa produk mengandung benzil alkohol. Jangan berikan produk yang mengandung benzil alkohol di dalamnya kepada bayi baru lahir atau bayi. Katakan kepada dokter Anda jika Anda sedang hamil atau berencana untuk hamil.


Obat ini termasuk golongan C dalam kehamilan, serta beberapa studi pada hewan menunjukkan efek samping (menyebabkan kanker bahkan mematikan) pada janin. Anda perlu berbicara tentang manfaat dan risiko penggunaan atrakurium saat Anda hamil. Beritahu dokter Anda jika Anda sedang menyusui. Hati-hati dalam menggunakan obat ini pada lanjut usia dengan penyakit yang bermacam-macam.  Apalagi hanya sekitar 5% dari obat ini yang dibuang melalui air kencing.


Sehingga penggunaan obat ini harus benar-benar dimonitor. Beritahu dokter dan apoteker Anda tentang semua obat Anda (resep atau OTC, produk herbal, vitamin). Beberapa obat yang dapat berinteraksi dengan atrakurium adalah golongan neuromuscular blocker lainnya, seperti quinin, verapamil, golongan anesthesia umum. aspirin, golongan antibiotik, seperti amoxicillin, epinefrin, garam magnesium dan lain-lain.


Referensi :


  • Ritz ML, Derian A. Atracurium. [cited December 03, 2020]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK499995/#article-17959.s2
  • WebMD. Atracurium. [cited December 03, 2020]. Available from:  https://www.webmd.com/drugs/2/drug-984/atracurium-intravenous/details
  • Drugs.com. Atracurium. [cited December 03, 2020]. Available from:   https://www.drugs.com/cdi/atracurium.html
Bagikan artikel ini