Faktor-faktor yang Memengaruhi Penggunaan Teknologi oleh Rumah Sakit Swasta

Ditinjau oleh dr. Juliana Ng • 31 May 2024

Bagikan

Simak faktor penggunaan teknologi oleh rumah sakit swasta

Hingga kini, telah banyak teknologi yang mendukung rumah sakit dalam menjalankan operasionalnya terkait kesehatan. Keberadaan teknologi ini memudahkan serta menunjang hal-hal seperti teknologi informasi (TI), diagnostik dan terapi, serta berbagai peningkatan operasional.

Dalam diagnosa, banyak rumah sakit telah menggunakan dukungan teknologi yang disebut CT (Computed Tomography) scan serta MRI. CT scan merupakan teknologi pencitraan medis yang digunakan untuk memperlihatkan penampang tubuh dengan bantuan sinar-X.

CT scan dapat membantu dokter mendiagnosis kondisi medis seperti kanker dan cedera serta membantu perencanaan pengobatan pada pasien.

Sementara itu, MRI adalah metode pencitraan medis yang melibatkan medan magnet dan gelombang radio agar bisa menghasilkan gambar organ-organ serta jaringan tubuh. Kegunaan MRI sendiri hampir sama dengan CT scan, yakni mendiagnosis kondisi medis tertentu serta menjadi pertimbangan untuk merencanakan pengobatan.

Apa Saja Faktor Penggunaan Teknologi oleh Rumah Sakit Swasta?

Saat ini, banyak rumah sakit swasta menggunakan teknologi untuk meningkatkan sistem, pelayanan, serta kualitas informasi. Lalu apa sajakah faktor yang membuat rumah sakit swasta menggunakan berbagai macam teknologi?

  1. Diagnosis dan Pengambilan Keputusan yang Lebih Presisi

Faktor penggunaan teknologi oleh rumah sakit swasta yaitu pengambilan keputusan yang lebih presisi. Berdasarkan hasil pencitraan medis oleh COCIR (European Coordination Committee of the Radiological, Electromedical and Healthcare IT Industry) yang dimuat dalam jurnal Kesehatan dan Teknologi dari Spanyol, keberadaan teknologi seperti MRI dan CT scan membantu dokter dalam mendiagnosa penyakit atau kondisi medis secara lebih akurat.

Hal ini tentu berdampak pada pengambilan keputusan yang lebih tepat pula, sehingga menurunkan risiko efek samping obat atau tindakan medis.

  1. Faktor Demografi

Faktor demografi juga menjadi alasan mengapa rumah sakit swasta menggunakan teknologi. Berdasarkan penelitian dari Korea Selatan, jumlah dan kepadatan penduduk di suatu kota menjadikan rumah sakit lebih banyak menggunakan teknologi, termasuk CT scan dan MRI.

Banyaknya penduduk, serta besar kecilnya sebuah kota atau daerah memungkinkan untuk tersedianya lebih banyak dokter spesialis yang tentu membutuhkan tunjangan teknologi untuk mempermudah diagnosa.

  1. Keuntungan yang Lebih Besar

Bagi manajemen rumah sakit, penggunaan teknologi bukan saja membantu para dokter, tapi juga menjadi investasi. Orang-orang terutama di kota besar kebanyakan menginginkan fasilitas serta diagnosa terbaik dari sebuah rumah sakit saat mengalami kondisi medis tertentu.

Pengadaan berbagai teknologi seperti CT scan dan MRI dapat membuat sebuah rumah sakit memiliki nilai jual lebih di mata pasien. Hal ini tentu akan menjadikan rumah sakit tersebut menjadi tujuan pertama bagi mereka yang menginginkan kelengkapan fasilitas dan layanan.

Selain keuntungan-keuntungan di atas, penggunaan teknologi untuk bidang lain dalam rumah sakit seperti telemedicine (pengobatan jarak jauh) juga dapat menjadi keuntungan.

Menurut Penelitian dari dalam Jurnal Inovasi Bisnis dan Kewirausahaan tahun 2022, telemedicine sangat menguntungkan baik untuk pasien maupun rumah sakit terutama pada kondisi darurat seperti saat pandemi Covid-19.

Selain itu, telemedicine juga efektif untuk mereka yang tinggal di kota kecil dan membutuhkan konsultasi dari dokter spesialis yang sulit ditemui di kota tempat tinggalnya.

Penutup

Teknologi di bidang kesehatan terus berkembang. Selaras dengan penjelasan di atas, penggunaan teknologi untuk rumah sakit menjadi sangat penting. Hal ini juga telah disadari oleh pemerintah Indonesia.

Oleh karena itu, pemerintah telah mewajibkan penggunaan SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) untuk berbagai peningkatan dalam efisiensi dan pelayanan, kecepatan pengambilan keputusan, kemudahan pelaporan, serta mengefektifkan pelaksanaan manajerial. Kewajiban ini diatur dalam Permenkes No. 82 Tahun 2013 tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. 

Aido dapat menjadi solusi untuk kebutuhan SIMRS di rumah sakit Anda. Sejak tahun 2019. Aido telah dipercaya sebagai penyedia SIMRS dan diandalkan oleh banyak mitra dalam penyediaan pelayanan kesehatan digital. Hubungi Aido sekarang juga!

Bagikan artikel ini