Minoxidil

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 08 Jan 2022

Bagikan

Minoxidil

Nama Dagang: Aloxid, Eminox, Regrou

 

Minoxidil merupakan salah satu obat vasodilator. Obat ini bekerja memperlebar pembuluh darah sehingga memiliki efek menurunkan tekanan darah. Minoxidil diberikan pada kasus tekanan darah tinggi (hipertensi) yang parah dan gagal diobati dengan obat-obatan lainnya. Minoxidil yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi biasanya berbentuk tablet. Selain itu, terdapat pula Minoxidil yang berbentuk cairan (obat luar). Minoxidil dalam bentuk tersebut digunakan untuk mengatasi kebotakan. 

 

Golongan : Vasodilator

Kategori : Obat keras

Manfaat : Menurunkan tekanan darah, mengatasi kebotakan

Bentuk : Tablet, cairan obat luar

Dikonsumsi oleh : Dewasa dan anak

Peringatan

  • Pemberian Minoxidil harus dilakukan dengan hati-hati pada wanita hamil, menyusui, serta orang dengan kondisi-kondisi medis seperti peningkatan tekana pembuluh darah paru, penyakit jantung (angina pectoris, gagal jantung kronik, riwayat serangan jantung), atau gangguan fungsi ginjal. Sampaikan kepada dokter jika Anda mengenai riwayat kondisi medis yang pernah Anda alami.

  • Jangan berikan Minoxidil berbentuk cairan obat luar pada anak-anak.

Dosis dan Aturan Pakai

  • Untuk pengobatan tekanan darah tinggi

    • Dewasa: Dosis awal 5 mg, ditingkatkan 5-10 mg setiap 3 hari. Dosis maksimal 50 mg sehari. Dosis bisa dihabiskan satu kali sehari atau dibagi menjadi dua dosis per hari.

    • Lansia: Dosis awal 2,5 mg, ditingkatkan 5-10 mg setiap 3 hari. Dosis maksimal 50 mg sehari. Dosis bisa dihabiskan satu kali sehari atau dibagi menjadi dua dosis per hari.

    • Anak: Dosis awal 200 mcg/kg berat badan, ditingkatkan 100-200 mcg/kg berat badan setiap 3 hari. Dosis maksimal 50 mg per hari.

Dosis yang diberikan bisa berbeda-beda bergantung pada kondisi tiap orang. Untuk mendapatkan efek kontrol tekanan darah yang lebih cepat, dapat diberikan peningkatan dosis tiap 6 jam dengan pengawasan yang ketat. Pada orang dengan gangguan ginjal, dosis awal yang diberikan lebih kecil, dan dosis ditingkatkan dalam interval waktu yang lebih lama. Konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum menggunakan obat ini.

Minoxidil tablet digunakan untuk mengontrol tekanan darah, bukan untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi. Meskipun Anda merasa gejala-gejala tekanan darah tinggi telah hilang, jangan hentikan konsumsi Minoxidil tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

  • Untuk mengatasi kebotakan (hanya untuk dewasa)

    • Laki-laki: 1 mL cairan 2% atau 5%, dua kali sehari

    • Perempuan: 1 mL cairan 2%, dua kali sehari

Cara Menggunakan Obat

Cara mengonsumsi tablet Minoxidil sama dengan cara mengonsumsi tablet pada umumnya, yaitu dengan langsung ditelan. Minum obat pada kisaran waktu yang sama setiap harinya. Obat Minoxidil bisa dikonsumsi bersamaan dengan makanan maupun tidak dengan makanan. Setelah mengonsumsi tablet Minoxidil, iringi dengan meminum cairan dalam jumlah yang cukup.

Sementara itu, cara menggunakan Minoxidil yang berbentuk cairan obat luar adalah dengan mengoleskannya di kulit kepala yang mengalami kebotakan. Jangan gunakan obat ini di area lainnya, terutama di area mata dan kulit yang sensitif. Jika cairan Minoxidil terkena area lain secara tidak sengaja, segera cuci area tersebut dengan air dalam jumlah yang banyak. Hubungi dokter apabila area tersebut mengalami iritasi.

Jika Anda lupa menggunakan obat di waktu yang seharusnya, segera gunakan obat saat Anda teringat bahwa belum menggunakan obat. Jika waktu Anda teringat sudah lebih dekat dengan waktu penggunaan dosis selanjutnya, lewatkan dosis yang terlupakan tadi. Gunakan obat di waktu penggunaan dosis berikutnya seperti biasanya. Jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat.

Cara Penyimpanan

Letakkan obat di tempat yang kering pada suhu ruangan maksimal 25 oC, jangan letakkan obat di tempat yang lembap. Lindungi obat dari paparan cahaya langsung dan panas yang berlebihan. Jangan menyimpan obat ini di dalam kulkas atau membekukannya. Simpan obat di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak. Pastikan kemasan obat tetap rapat saat penyimpanan. Buang obat yang telah kedaluwarsa atau tidak dibutuhkan lagi.

Kontraindikasi

Minoxidil tidak boleh diberikan pada orang yang mengidap feokromositoma (tumor kelenjar adrenal). Minoxidil juga tidak boleh digunakan pada kulit kepala yang terluka atau mengalami kelainan tertentu, seperti psoriasis.

Efek Samping

Efek samping yang dapat ditimbulkan oleh Minoxidil tablet, antara lain:

  • Peningkatan laju detak jantung

  • Perubahan pada irama listrik jantung

  • Peradangan selaput pembungkus jantung (perikarditis)

  • Sakit kepala

  • Mual

Sementara itu, efek samping yang ditimbulkan oleh Minoxidil berbentuk cairan obat luar, yaitu:

  • Radang kulit

  • Gatal-gatal

  • Kulit kepala terkelupas

  • Sensasi terbakar di kulit kepala

  • Perubahan warna atau tekstur rambut

Untuk mencegah terjadinya efek samping yang tidak diinginkan, gunakanlah obat sesuai dengan dosis dan petunjuk dari dokter. Segera komunikasikan dengan dokter jika Anda mengalami efek samping yang berat atau mengganggu aktivitas setelah menggunakan obat ini.

Cukup sekian informasi mengenai obat yang dapat tim aido berikan, semoga bermanfaat.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar kesehatan, Anda bisa video call langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan Aido Health. Download aplikasi Aido Health di App Store dan Google Play.

Tag :
Referensi
  • Minoxidil. MIMS. 
  • Minoxidil. Badan Pengawasan Obat dan Makanan. 
  • Minoxidil topical. MedlinePlus. 
  • Minoxidil. MedlinePlus.
Bagikan artikel ini