Fakta Covid-19 Yang Wajib Diketahui

26 Mar 2020 • Tips Kesehatan

Covid-19 alias virus Corona kini telah menginfeksi lebih dari 220 ribu orang di seluruh dunia. Meski terlihat mengerikan, namun angka kesembuhan infeksi Covid-19 cukup tinggi, mencapai 84 ribu lebih. Fakta ini diambil berdasarkan data real time Johns Hopkins CSSE (19/3).

Selain fakta tingkat kesembuhan yang terus mengalami peningkatan, masih ada beberapa fakta lainnya yang wajib Anda ketahui terkait Covid-19, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Mesin Pengering Tidak Membunuh Covid-19

Badan Kesehatan Dunia, WHO menyanggah isu yang menyebut udara panas hasil dari mesin pengering tangan bisa membunuh Covid-19. Namun faktanya, kabar tersebut tidak bisa dibuktikan secara ilmiah.

Mesin pengering hanya berfungsi sebagai pembantu untuk mengeringkan tangan setelah mencuci tangan dengan menggunakan sabun. Jika cara ini efektif untuk membunuh Covid-19, itu hanya disebabkan karena faktor sering mencuci tangan, bukan karena menggunakan mesin pengering.

Hal ini sejalan dengan anjuran WHO dan sejumlah pakar kesehatan dunia yang menyarankan agar Anda sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan bilas di bawah air yang mengalir. Sabun bisa merusak cangkang virus, dan membuatnya cepat mati.

Paparan Sinar UV Hanya Untuk Benda Mati

Baru-baru ini sejumlah media mengabarkan angkutan massal di China dibersihkan dari Covid-19 dengan menggunakan paparan sinar UV. Cara ini tidak hanya efektif, tapi juga bisa menghemat waktu dan tenaga jika dibanding dengan menyemprotkan cairan desinfektan.

Namun WHO memperingatkan ‘terapi’ paparan sinar UV tidak boleh digunakan pada manusia karena bisa menimbulkan sejumlah masalah baru.

Hal ini kemudian didukung oleh pernyataan Paul Tambyah, President of Asia Pacific Society of Clinical Microbiology and Infection, yang menerangkan jika terapi sinar UV tidak bisa digunakan untuk desinfeksi manusia, hanya boleh digunakan pada benda mati saja.

Thermal Detector Tidak mendeteksi Covid-19

Thermal detector atau pemindai suhu tubuh tidak bisa digunakan untuk memastikan apakah seseorang telah terinfeksi Covid-19 atau tidak, namun hanya digunakan sebagai alat deteksi dini. Itu pun jika terdapat gejala lanjutan, seperti batuk yang terus memburuk dan sesak nafas.

Seseorang baru bisa dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 setelah dilakukan beberapa tes laboratorium, termasuk tes darah, rontgen paru, dan swab.

Hanya saja, jika Anda mengalami gejala seperti flu, termasuk demam, batuk, hidung tersumbat dan lainnya, sangat disarankan untuk melakukan self quarantine selama 2 pekan. Jika gejala tersebut masih ada hingga lebih dari 3 hari (bahkan cenderung memburuk), sebaiknya lakukan pemeriksaan.

Virus Corona Belum Ada Obatnya

Memanfaatkan kepanikan publik, banyak orang mencoba mencari keuntungan dengan mengklaim telah menemukan obat virus Corona. Padahal faktanya, hingga kini Covid-19 belum ada obatnya. Selama ini, upaya yang dilakukan hanya fokus pada peningkatan sistem kekebalan tubuh pasien.

Berbagai metode bisa dilakukan untuk melakukannya. Misalnya, pengalaman seorang pasien Covid-19 asal China yang bisa sembuh dengan banyak minum air putih. Hal ini dilakukan juga oleh 3 orang pasien Covid-19 asal Indonesia yang kini sudah dinyatakan sembuh.

Menkes RI, dr. Terawan Agus Putranto, menyatakan jika infeksi Covid-19 merupakan self limited disease, atau penyakit yang bisa sembuh sendiri. Namun ada syarat untuk melakukannya, Anda wajib menjaga sistem kekebalan tubuh di level maksimal.

Masker Tidak Efektif Cegah Corona

Untuk Anda yang sehat, tidak dianjurkan memakai masker. Yang diwajibkan hanya mereka yang sedang sakit (terutama penyakit dengan gejala mirip flu), atau mereka yang selalu bersentuhan dengan pasien positif Covid-19, seperti perawat, dokter, petugas rumah sakit dan lainnya.

Yang lebih ditekankan justru Anda harus menjalankan pola hidup sehat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membatasi aktivitas sosial atau berkerumun atau sosial distract, dan rutin mencuci tangan, terutama sebelum dan sesudah makan.

Untuk mendapatkan informasi terpercaya terkait Covid-19, dan bagaimana cara pencegahannya, Anda bisa memasang aplikasi aido health. Semua informasi yang Anda dapatkan, dijamin langsung diberikan oleh dokter yang kompeten dibidangnya.