Infeksi Saluran Kemih

Ditinjau oleh dr. Nanda L Prasetya, MMSc • 03 Jun 2021

Bagikan

Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih merupakan salah satu jenis infeksi yang sering terjadi. Infeksi ini dapat terjadi pada segala usia mulai dari bayi hingga dewasa. Infeksi saluran kemih terjadi ketika bakteri yang berasal dari kulit maupun rektum masuk melalui uretra. Bakteri yang paling sering menyebabkan terjadinya infeksi saluran kemih ialah E.coli. 


Infeksi saluran kemih dapat berupa infeksi pada kantung kemih (sistitis), ginjal (pielonifritis), dan uretra (uretritis). Infeksi saluran kemih merupakan infeksi ringan yang dapat dengan mudah diobati, namun jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan baik maka dapat menimbulkan komplikasi yang membahayakan. Segera periksakan diri anda ke dokter apabila anda mengalami tanda dan gejala infeksi saluran kemih.


Faktor risiko


Infeksi saluran kemih dapat terjadi pada siapapun, namun risiko ini meningkat pada mereka yang memiliki faktor risiko yaitu:

  • Infeksi saluran kemih berulang

  • Hubungan seksual

  • Hamil

  • Usia (risiko meningkat pada anak dan usia tua)

  • Kelainan struktur organ  

  • Penggunaan alat kontrasepsi wanita 

  • Penggunaan kateter urin


Gejala

Gejala yang dikeluhkan pasien dengan infeksi saluran kemih antara lain ialah:

  • Sering berkemih

  • Nyeri atau sensasi seperti terbakar saat berkemih

  • Urin yang berbau dan keruh

  • Terdapat darah pada urin

  • Nyeri pada perut bagian bawah

  • Demam 

  • Nafsu makan menurun (pada anak)

  • Berat badan tidak naik (pada anak)

Penegakkan diagnosis


Untuk dapat menegakkan diagnosa infeksi saluran kemih dokter akan menanyakan beberapa hal terkait gejala yang anda alami, melakukan pemeriksaan fisik pada bagian perut untuk mengetahui adanya nyeri tekan pada perut bagian bawah ataupun pada kedua pinggang serta melakukan pemeriksaan pada bagian kelamin untuk menentukan adanya kelainan pada uretra. 


Selanjutnya dokter akan meminta anda untuk melakukan pemeriksaan urin lengkap. Jika anda memiliki riwayat infeksi saluran kemih berulang dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan ultrasonografi, CT-scan, atau MRI untuk mengetahui penyebabnya. 


Tatalaksana


Terapi yang akan diberikan pada pasien dengan infeksi saluran kemih adalah antibiotik dan obat-obatan sesuai gejala yang anda keluhkan. Jika anda mengeluh demam dan nyeri pada perut bagian bawah maka dokter akan memberikan obat anti nyeri. 


Mengompres perut bagian bawah dengan handuk hangat juga dapat mengurangi nyeri akibat infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih merupakan suatu infeksi yang dapat dicegah. 


Pencegahan yang dapat dilakukan anatara lain dengan membersihkan daerah genitalia dari arah depan ke belakang, jangan menahan untuk buang air kecil, minum air dalam jumlah yang cukup, menggunakan pakaian dalam yang longgar, segera buang air kecil setelah anda selesai melakukan hubungan seksual, dan ganti popok anak anda secara teratur.


Referensi:

1.Mayo Clinic. Urinary tract infection. Diunduh dari https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/urinary-tract-infection/symptoms-causes/syc-20353447 diakses tanggal 28 November 2020

2.WebMD. Urinary tract infection. Diunduh dari https://www.webmd.com/women/guide/your-guide-urinary-tract-infections#1 diakses tanggal 28 November 2020

3.NHS. Urinary tract infection. Diunduh dari https://www.nhs.uk/conditions/urinary-tract-infections-utis/ diakses tanggal 28 November 2020

4.CDC. Urinary tract infection. Diunduh dari https://www.cdc.gov/antibiotic-use/community/for-patients/common-illnesses/uti.html diakses tanggal 28 November 2020

Bagikan artikel ini